Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Bupati Edi Endi: Labuan Bajo Tidak akan Kesulitan Air Lagi
Regional NTT

Bupati Edi Endi: Labuan Bajo Tidak akan Kesulitan Air Lagi

By Redaksi10 Maret 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Mabar Edistasius Endi saat memberikan keterangan pers kepada VoxNtt.com usai meninjau proyek pengelolaan Air Wae Mese II, Rabu (10/03/2021)(Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Bupati Manggarai Barat (Mabar) Edistasius Endi meninjau pengerjaan proyek pengelolaan Air Wae Mese II di Desa Watu Nggelek, Kecamatan Komodo, Rabu (10/03/2021) sore.

Usai meninjau lokasi, Bupati Mabar yang sering disapa Edi Endi itu, juga berdiskusi bersama para pemilik lahan yang telah memberikan lahan mereka untuk proyek tersebut.

Bupati Edi Endi menyampaikan bahwa atas nama Pemerintah Daerah Manggarai Barat, dirinya berterima kasih atas pengertian dan kerelaan beberapa pemilik lahan.

Dia juga menginginkan agar Dirjen cipta karya dan kontraktor dalam hal ini PT Amarta Karya (AMKA) Persero BUMN mampu memberdayakan dan memanfaatkan tenaga kerja dari warga sekitar.

Hal itu agar warga yang ada di lingkungan sekitar dapat merasakan dampak dari pembangunan yang sedang berlangsung dan juga demi kelangsungan hidup perekonomian.

Bupati Edi Endi memastikan setelah selesai pembangunan proyek instalasi pengolahan air Wae Mese II, kebutuhan air bersih bagi masyarakat Manggarai Barat khususnya di Labuan Bajo tidak lagi bergilir.

“Saya pastikan dipenuhi selesai pembangunan ini kebutuhan air bersih di Labuan Bajo sampai dengan tahun 2040 tidak lagi menjadi masalah. Kalau ada masalah itu berarti manajemennya bukan karena sumbernya,” kata Bupati Edi Endi kepada VoxNtt.com.

Dia mengakui selama ini masalah yang paling utama di ibu kota Manggarai Barat itu ialah kebutuhan air minum.

“Karena itu, usai selesai pengerjaan proyek ini, masalah air di Labuan Bajo tidak lagi terjadi,” tegas mantan Ketua DPRD Mabar itu.

Sementara itu, Direktur Perumda Wae Mbeliling Labuan Bajo Aurelius Hubertus Endo mengatakan, tahun 2021 pihaknya menargetkan debit air untuk kebutuhan air Labuan Bajo 100 liter per detik.

“Tahun ini sudah mulai dalam pengerjaan sumber air Wae Mese 2. Jika itu rampung pada tahun ini juga, maka kita akan punya 100 liter perdetik untuk kebutuhan air di Labuan Bajo,” tuturnya.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Edi Endi Mabar Manggarai Barat
Previous ArticlePengurus DPC PAPPRI Mabar Resmi Dilantik
Next Article Tuak dan Perpres Penanaman Modal Jokowi, Sama Bikin Mabuknya (Bagian 1)

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.