Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Ratusan Warga Lamba Leda Selatan Keracunan, Diduga Bersumber dari Makanan
KESEHATAN

Ratusan Warga Lamba Leda Selatan Keracunan, Diduga Bersumber dari Makanan

By Redaksi2 Mei 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Beberapa warga yang sedang dirawat akibat keracunan (Foto: Prokompimda Matim)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Ratusan warga Dusun Pau, Kelurahan Nggalak Leleng, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur keracunan, Sabtu (01/05/2021). Mereka diduga keracunan bersumber dari makanan.

Kabag Prokopimda Manggarai Timur Jefrin Haryanto dalam rilisnya mengatakan, ada 114 orang yang keracunan diduga bersumber makanan tersebut.

Dari jumlah itu, ada 20 orang dirawat di Puskesmas Mano, 38 orang dirawat di Klinik Wejang Asi – Mano, dan 2 orang dirawat di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, serta 54 orang mendapat pengobatan langsung di lokasi.

“Gejala yang dialami antara lain pusing, muntah-muntah dan diare,” jelas Jefrin.

Ia mengungkapkan, kejadian bermula pada Jumat, 30 April 2021 dilaksanakan acara kenduri (salah satu bagian dari rangkaian acara kematian) dari salah satu Warga di Dusun Pau, Kelurahan Nggalak Leleng.

Pada pukul 17.00 Wita diadakan misa dan dilanjutkan dengan makan malam bersama.

Kemudian, pada Sabtu, 01 Mei 2021 sekitar pukul 02.00 Wita dini hari, warga mulai mengalami gejala diare dan muntah-muntah.

Sebagian penderita kemudian dirawat di rumah masing-masing. Sedangkan, sebagian yang lain mengalami gejala serius dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat, yakni Puskesmas Mano dan Klinik Wejang Asi – Mano, serta RSUD dr. Ben Mboi Ruteng.

Jefrin mengatakan, hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab karacunan tersebut, sebab masih diperlukan pengujian laboratorium atas sampel makanan.

“Saat ini semua pasien sudah ditangani kegiatan pemeriksaan telah selesai dilakukan dan pengambilan sampel makanan sebagai bahan terkontaminan serta direncanakan akan dikirim ke POM Kupang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Jefrin.

Ia menyebut kejadian keracunan tersebut ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) Keracunan Pangan.

“Saat ini, Bupati sedang berada di Kecamatan Lamba Leda Selatan untuk menemui para korban yang sedang dirawat di Puskesmas Mano dan Klinik Wejang Asih Mano,” katanya, Minggu (02/05/2021).

Data terkini ia laporkan bahwa ada 127 orang korban keracunan yang terjadi di Dusun Pau, Kelurahan Nggalak Leleng sudah ditangani secara medis. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Penulis: Leo Jehatu
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim
Previous ArticlePERMAI Kupang Sahkan 39 Anggota Baru Lewat LKTD
Next Article Air Mancur CSR Bank NTT Senilai 3,5 Miliar Belum Rampung, Pengamat: Harus Diaudit

Related Posts

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.