Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»PMKRI Samarinda Kecam Aksi “Brutal” Dua Polisi Militer Terhadap Warga Sipil di Papua
HUKUM DAN KEAMANAN

PMKRI Samarinda Kecam Aksi “Brutal” Dua Polisi Militer Terhadap Warga Sipil di Papua

By Redaksi28 Juli 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Samarinda, Montanius Patur
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Samarinda, Vox NTT- Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Samarinda mengecam keras aksi “brutal” dua Polisi Militer (PM) terhadap warga sipil di Merauke, Papua pada Selasa, 27 Juli 2021.

Tindakan tidak senonoh dari dua PM tersebut diketahui dalam video berdurasi 1 menit 20 detik yang hingga kini viral di media sosial.

Dalam video tampak seorang warga sipil yang bisu sedang terjadi kesalahpahaman dengan sesama warga. Selanjutnya, dua orang oknum PM yang berpakaian dinas lengkap mendatangi orang bisu tersebut.

Dalam video pula tampak seorang oknum PM menggiring dan menyeret warga sipil ke arah jalan, kemudian disungkurkannya ke aspal dengan posisi tengkurap. Lalu, oknum polisi yang satunya lagi menginjak-injak kepala warga sipil tersebut.

Atas aksi tersebut, Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Samarinda, Montanius Patur, menegaskan tindakan dua oknum PM itu jelas sudah di luar tugasnya.

“Tindakan brutal ini sangat tidak manusiawi dan sangat melukai hati warga Papua,” tegas Patur.

Menurutnya, aparat keamanan negara seharusnya lebih mengedepankan cara-cara yang humanis dengan melakukan pendekatan yang baik. Bukan dengan tindakan kekerasan, apalagi sampai menginjak kepala manusia.

Warga sipil tersebut, kata Patur, juga merupakan manusia yang sama seperti oknum PM. Masyarakat sipil tentu saja berhak mendapatkan perlakuan yang baik.

“Jadi, seharusnya diperlukan secara manusiawi bukan malah disiksa seperti binatang,” ujar Patur.

Atas tindakan brutal itu, menurut dia, institusi TNI perlu dievaluasi, terutama terkait penerapan aturan pembinaan terhadap warga sipil di lapangan.

Warga sipil, lanjut dia, tidak boleh diperlakukan semena-mena oleh aparat keamanan.

Tidak hanya itu, Patur juga mendesak agar menindak tegas dua oknum PM yang menyiksa masyarakat sipil di Merauke, Papua. Keduanya harus diberi sanksi atau hukuman yang setimpal dengan perbuatan mereka.

Patur juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia umumnya dan warga Papua khususnya, untuk tetap tenang dan tidak boleh terprovokasi dengan ulah dua oknum PM tersebut.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang untuk menyelesaikan persoalan tersebut,” katanya.

Kontributor: Iswanto
Editor: Ardy Abba

PMKRI PMKRI Samarinda Samarinda
Previous ArticleAnggota DPRD NTT Berpeluang Menjadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Aset Daerah
Next Article Bupati Malaka Salurkan Bantuan Beras PPKM 2021 Tanpa Diskriminasi

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026

Polres Manggarai Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dan Kekerasan di Langke Rembong

2 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.