Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»INTERNASIONAL»Taliban Makin Keras! Warga Afghanistan Dilarang Tinggalkan Negara
INTERNASIONAL

Taliban Makin Keras! Warga Afghanistan Dilarang Tinggalkan Negara

By Redaksi25 Agustus 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
(AP Photo/Rahmat Gul) Taliban Makin Keras! Warga Afghanistan Dilarang Tinggalkan Negara
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Vox NTT- Situasi di Afghanistan makin mengerikan. Juru bicara dari kelompok bersenjata Taliban menyatakan kelompok tersebut tidak akan lagi membiarkan warga Afghanistan pergi ke bandara Kabul untuk evakuasi.

“Kami tidak mendukung untuk membiarkan warga Afghanistan pergi,” kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid kepada wartawan dalam konferensi pers, Selasa (24/08/2021).

Dilansir CNBC, Rabu (25/8/2021), pihak Taliban juga menyampaikan bahwa mereka menentang pihak asing seperti Amerika dan negara lainnya, untuk memperpanjang masa evakuasi warga Afghanistan.

Taliban menegaskan evakuasi yang dilakukan oleh pasukan asing setelah 31 Agustus akan menjadi pelanggaran terhadap janji pemerintahan Joe Biden untuk mengakhiri misi militer AS di negara itu.

“Mereka (AS) memiliki kesempatan, mereka memiliki semua sumber daya, mereka dapat mengambil semua orang yang menjadi milik mereka, tetapi kami tidak akan membiarkan warga Afghanistan pergi dan kami tidak akan memperpanjang tenggat waktu,” katanya.

“Jalan ke bandara sudah ditutup sekarang. Warga Afghanistan tidak diizinkan pergi ke sana sekarang, orang asing diizinkan pergi tetapi kami telah menghentikan warga negara Afghanistan untuk pergi karena kerumunan lebih banyak, ada bahaya orang akan kehilangan nyawa, mungkin ada penyerbuan,” kata Mujahid, menurut seorang juru bahasa selama siaran.

Sebagai informasi Presiden AS Joe Biden sebelumnya mengatakan bahwa dia sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang masa evakuasi melewati 31 Agustus.

Meski demikian juru bicara Pentagon John Kirby mengatakan kepada wartawan pada hari Selasa kemarin bahwa belum ada perubahan pada timeline misi.

“Kami tetap berkomitmen untuk mendapatkan setiap dan semua orang Amerika yang ingin keluar (dari Afghanistan) dan kami masih yakin sekarang bahwa kami telah mampu meningkatkan kapasitas dan aliran, kami percaya bahwa kami memiliki kemampuan, kemampuan untuk menyelesaikannya pada akhir bulan,” kata Kirby.

Sumber: Detik Finance

Afghanistan Amerika internasional Taliban
Previous ArticleYuvens Tukung Disebut Maju Pilkada Kota Kupang, Aktivis Mahasiswa Sambut Positif
Next Article Pemkab Matim Fokus Kembangkan Pariwisata Berbasis Masyarakat

Related Posts

Dubes Indonesia untuk Zimbabwe dan Zambia Tatap Muka dengan Warga Indonesia

22 April 2022

Daftar 15 Negara Tertua di Dunia, Terbanyak di Asia

6 April 2022

Berikut Penemuan Besar Stephen Hawking yang Dikenang Dunia

4 April 2022
Terkini

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.