Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»Dekranasda NTT Gelar Program PKW Tenun Ikat, Dibuka Langsung Istri Wakil Presiden RI
KOMUNITAS

Dekranasda NTT Gelar Program PKW Tenun Ikat, Dibuka Langsung Istri Wakil Presiden RI

By Redaksi17 Oktober 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pembukaan PKW Tenun Ikat di NTT yang dihadiri oleh istri Wakil Presdien RI, 17 Oktober 2021
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTT menjadi tuan rumah pelaksanaan pembukaan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW).

Program ini diresmikan secara langsung oleh Wury Ma’ruf Amin istri Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin yang juga ketua Dewan Kerajinan Nasional pusat di Kupang, Minggu (17/10/2021) siang.

Dekranasda NTT dipercayakan sebagai tuan rumah pelaksanaan pembukaan program PKW Tenun Ikat.

“Kegiatan ini diharapkan akan meningkatkan wirausaha baru di NTT. Gugah spirit generasi muda kami, sehingga berkualitas dan kerja profesional dan proposional,” kata ketua Dewan Kerajinan Nasional pusat, Wury Ma’ruf Amin saat membuka kegiatan PKW Tenun Ikat.

Sementara, Ketua Dekranasda NTT Julie Sutrisno Laiskodat kepada wartawan mengatakan, program PKW itu merupakan kolaborasi Direktorat Kursus dan Pelatihan (Ditsuslat) Ditjen Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), melalui Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Dekranasda Provinsi NTT.

Anggota Komisi IV DPR RI ini mengatakan, program PKW akan diikuti oleh 1000 anak yang tidak melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi dan yang putus sekolah, usia 15-25 tahun.

“1000 peserta ini nantinya mendapatkan pelatihan menenun, pemasaran dan merintis usaha. Tiap peserta mendapatkan Rp6.000.000 yang terbagi dalam alat tenun, benang serta modal untuk merintis usaha dan modal yang diberikan tersebut dapat terus berputar sehingga mereka bisa terus berjalan sebagai wirausahawan,” kata Istri Gubernur NTT itu dalam keterangan persnya.

Julie Laiskodat yang didampingi Maria Fransiska Djogo menjelaskan melalui banyak pertimbangan, Dekranasda NTT diberikan mandat oleh Kemendikbud untuk menyelenggarakan program PKW ini sesuai dengan petunjuk teknis yang diberikan.

Dekranasda Provinsi NTT beserta 22 Dekranasda kabupaten se – Nusa Tenggara Timur, demikian Julie, mulai mempersiapkan persyaratan dalam proposal.

Itu seperti bermitra dengan UMKM tenun setempat agar mau menjualkan tenun hasil dari peserta program PKW, bekerja sama dengan lembaga permodalan seperti bank dan koperasi untuk memberikan layanan pinjaman modal usaha bagi peserta PKW.

“Program PKW tenun ini akan dimulai secara serentak pada pertengahan Oktober 2021 dan akan berakhir pada bulan Desember 2021. Selaku Ketua Umum Dekranas Ibu Wury Ma’ruf Amin membuka langsung secara simbolis program PKW ini di Gedung Dekranasa Provinsi NTT,” jelasnya.

Ia menjelaskan, kegiatan peresmian PKW itu akan dihadiri oleh sejumlah pengurus pusat Dekranas pusat.

Ia menyebutkan di antaranya adalah Ketua Harian Tri Tito Karnavian, Wakil Ketua Harian 2 Nanny Hadi Tjahjanto, Ketua Bidang Wirausaha Baru Endang Budi Karya, Sekrataris Jendral Gati Wibawaningsih, Wakil Sekrataris Jendral Sondang Pasaribu, Anggota Bidang Wirausaha Baru Inong Fadjar Prasetyo, Anggota Bidang Wirausaha Baru Vero Yudo Margono, Anggota Bidang Wirausaha Baru, Metty Herindra, Anggota Bidang Wirausaha Baru Keke Bambang Sus, Anggota Bidang Wirausaha Baru Etta Suhartono, Anggota Bidang Wirausaha Baru Santi Diansari Hargianto, Anggota Bidang Wirausaha Baru Emilia Suhaimi, Anggota Bidang Promosi dan Humas Dina Ikhsan, Anggota Bidang Promosi dan Humas Natali Djodi, Anggota Bidang Promosi dan Humas Sally Giovani, Anggota Bidang Promosi dan Humas Ine Lubis, Anggota Bidang Promosi dan Humas Azizah, serta Perwakilan Kemendikbud di Kupang, juga Sekretaris Jenderal Kemendikbud Suharti, dan Direktur Kursus dan Pelatihan Wartanto.

“Pembukaan ini turut disaksikan secara virtual oleh 22 Dekranasda Kabupaten se–Nusa Tenggara Timur dan 34 Dekranasda Provinsi se-Indonesia,” tegasnya.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

 

Dekranasda NTT Kabupaten Kupang
Previous ArticleEksistensi Kaum Muda: Problem dan Solusi
Next Article Marsel Payong Ingatkan Pengguna Internet untuk Tidak Menjadi Hamba Teknologi

Related Posts

Profil Desa Enoraen Kecamatan Amarasi Timur Kabupaten Kupang

24 Februari 2026

Romo Julivadis Tanto: Fasilitator Katekese Bukan Penguji Umat, tetapi Sesama Peziarah Iman

14 Februari 2026

GAMKI NTT Luncurkan Orela TV, Angkat Isu Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

11 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.