Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Timbang Bangga dan Tantangan Pariwisata Mabar
Ekbis

Timbang Bangga dan Tantangan Pariwisata Mabar

By Redaksi5 Januari 20221 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Mabar Edistasius Endi (tengah) saat hadir sebagai salah satu narasumber dalam seminar tentang kepariwisataan di Rumah Retret Putri Karmel Wae Lengkas, Rabu (05/01/2022).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Geliat pembangunan pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), memang menunjukkan perubahan signifikan setelah ditetapkan sebagai daerah pariwisata super premium.

Bupati Mabar Edistasius Endi mengatakan, geliat pembangunan pariwisata Labuan Bajo baik yang dilakukan oleh pemerintah pusat maupun daerah memang membanggakan.

Namun demikian, kata dia, di satu sisi geliat pembangunan pariwisata tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat lokal.

Hal itu disampaikan Bupati Edi saat hadir sebagai salah satu narasumber dalam seminar tentang kepariwisataan di Rumah Retret Putri Karmel Wae Lengkas, Rabu (05/01/2022).

Ia menambahkan, di tengah gemuruhnya pariwisata super prioritas Labuan Bajo terdapat perubahan perilaku yang mencemaskan, baik perorangan mau keluarga.

Bupati Edi pun mencontohkan perubahan perilaku yang ia maksudkan seperti, orang-orang dengan mudah menjual tanah, gaya hidup yang berubah, hingga keharmonisan keluarga banyak terancam.

“Kalau geliatnya untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan, pemerintah mendukung. Akan tetapi, apa yang terjadi? Sebelumnya hidup berkeluarga rukun harmonis, berubah,” ungkap Bupati Edi.

Sebab itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi mengantisipasi perilaku-perilaku dan moralitas buruk akibat kemajuan pariwisata.

“Ini pekerjaan rumah kita bersama. Jangan kemajuan itu mengubah seluruh tatanan, terlebih yang namanya moral,” katanya.

Penulis: Ardy Abba

Edi Endi Kabupaten Manggarai Mabar
Previous ArticleHery Nabit Harap Manggarai Tidak Lagi Daerah Transit
Next Article ‘Rangkuk Alu’ Jamu Tamu Undang Decak Kagum

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026
Terkini

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.