Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Menjadi Pengusaha Tidak Boleh Takut Mengambil Risiko
Ekbis

Menjadi Pengusaha Tidak Boleh Takut Mengambil Risiko

By Redaksi21 Januari 20223 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua DPRD Ngada Bernadinus Dhey Ngebu saat membawakan materi dalam seminar yang berlangsung di Sekolah Tinggi Pertanian Flores-Bajawa (STIPER-FB), Jumat (21/01/2022) pagi.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Ketua DPRD Ngada Bernadinus Dhey Ngebu juga hadir dalam seminar yang berlangsung di Sekolah Tinggi Pertanian Flores-Bajawa (STIPER-FB), Jumat (21/01/2022) pagi.

Bernadinus tidak sendirian. Dalam seminar bertajuk ‘Memperkuat Basis Literasi Digital bidang Media, Kewirausahaan Pertanian’ itu, ia ditemani tiga narasumber. Ketiganya, yakni Direktur Stefanus Gandi (SG) Institut Stefanus Gandi, Sekretaris Parennial Institut Dr. Mantovanny Tapung, dan Jurnalis senior sekaligus asesor jurnalis nasional Emanuel D. Oja.

Dalam pemaparannya, Bernadinus meminta ratusan mahasiswa STIPER-FB yang hadir agar tidak boleh takut mengambil risiko jika ingin menjadi pengusaha.

“Sekecil apapun keputusan itu tentu ada risikonya, karena kalau takut mengambil risiko maka Anda menjadi orang yang tukang ragu-ragu,” ujar politisi PKB itu.

Dalam beriwirausaha, lanjut dia, prinsip kepemimpinan yang baik harus ditanamkan sedini mungkin. Meski usahanya masih kecil dan hanya memimpin diri sendiri, namun pada saatnya bisa memimpin karyawan jika jenis usaha yang digeluti semakin besar.

“Atau siapapun yang membantu Anda maka di situ kepemimpinan atau gaya kepemimpinan dengan seluruh, yang berurusan dengan kepemimpinan itu menjadi hal yang penting,” kata Bernadinus.

Menjadi wirausahawan juga menurut dia, mesti kreatif dan inovatif. Seorang pengusaha harus mencari peluang-peluang baru dan terus belajar hal-hal baru.

Hal lain yang disentil Bernadinus adalah sebuah usaha harus berorientasi pada hasil yang jelas. Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan tentu saja harus memiliki peta bisnis yang jelas.

Sebelumnya, Direktur SG Institut Stefanus Gandi mengaku, dirinya saat ini sebagai pengusaha berbasis teknologi di perusahaan aviasi yang bergerak di bidang privat jet. “Saya memulai usaha saya sejak tahun 2005 sampai saat ini tetap berkembang,” katanya.

Direktur SG Institut, Stefanus Gandi, saat membawakan materi pada seminar bertajuk ‘Memperkuat Basis Literasi Digital bidang Media, Kewirausahaan Pertanian’ di Kampus STIPER-RB, Jumat (21/01/2022) pagi.

Dalam konteks berbisnis, menurut dia, semua memiliki potensi yang sama. Hanya saja berdasarkan pengamatan dan pengalamannya, poin yang membedakan orang sukses dan yang belum adalah terletak pada mindset dan keberanian.

Orang sukses, kata dia, tidak berawal dari tumpukan uang. Namun berawal dari pola pikir bagaimana menghasilkan uang tanpa uang.

“Ide itu bisa menghasilkan uang dan saya sudah lakukan. Saya dari keluarga yang tidak berada, mereka hanya menyekolahkan saya sampai di SMA, selebihnya saya kuliah biaya sendiri sampai menyelesaikan magister hukum,” kisah Stefan.

Masih seputar mindset dan keberanian, Stefan mencontohkan ketika bertemu orang sukses kebanyakan pasti kaku.

Padahal menurut Stefan, sikap tersebut mesti dihindari. Jika ingin sukses sebagai pengusaha, maka harus percaya diri dan menjadi pemimpin untuk banyak orang.

“Bagaimana kita memulai usaha kita tanpa uang yang begitu banyak, kekuatan pikiran itu penting menghasilkan apapun yang kita bisa, saya selalu membuat afirmasi tentang hal-hal yang positif,” jelas Stefan.

Penulis: Ardy Abba

DPRD Ngada Kabupaten Manggarai Ngada Stefan Gandi
Previous ArticleKetua STIPER-FB Sebut Pengetahuan Literasi Mahasiswa Masih Rendah
Next Article Jadi Ketua DPD, Hendrik Siap Pertahankan Kejayaan Partai NasDem di TTU

Related Posts

Seminari Kisol Luncurkan Renstra 2026–2031 untuk Hadapi Tantangan Era VUCA

5 Maret 2026

Renstra 2026–2031 Jadi Momentum Pembenahan Seminari Pius XII Kisol

5 Maret 2026

Seminari Pius XII Kisol Susun Renstra 2026–2031, Fokus pada Penguatan Kesehatan, Gizi, dan Tata Kelola

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.