Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Curahan Hati Warga Kembur, Ingin Listrik Segera Hadir
VOX DESA

Curahan Hati Warga Kembur, Ingin Listrik Segera Hadir

By Redaksi15 Februari 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi lampu pelita (Foto: Ardy Abba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Ketika mobil pengangkut tiang dan kabel listrik warawiri di desanya pada tahun 2017 lalu, hati Hans Seleman pun ikut berbunga-bunga.

Ia gembira dan bahagia, sebab penderitaan panjang selama puluhan tahun hidup di bawah cengkeraman gelap gulita tanpa listrik segera berakhir.

Warga Kampung Kembur, Desa Bea Kondo, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai itu mulai melepaskan kecemasan akan desas desus tidak adanya listrik PLN.

Kehadiran tiang listrik dan kabelnya di Desa Bea Kondo kala itu menjadi alasan bagi Hans untuk menguburkan rasa ragu dan cemas sedalam mungkin.

“Tahun 2017 itu, ketika Desa Bea Kondo mulai masuk listrik saya ikut senang,” aku Hans kepada VoxNtt.com, Selasa (15/02/2022) pagi.

Namun rasa bahagia dan senang yang sempat mampir dalam perasaan Hans sudah berubah menjadi sedih.

BACA JUGA:

Arus Harapan Terpancar dari Lubang Tiang Listrik

Pasalnya, kampungnya di Desa Bea Kondo justru tidak kebagian listrik. Sedangkan kampung lain di desa itu sudah tersambung.

“Kampung yang sudah yakni Hawut , Longos dan Bocak. Sedangkan Doncok dan Kerak, mereka beli sendiri kabel untuk sambung ke rumah-rumah,” kata Hans.

Ia pun mengaku kecewa dengan pemerintah dan PLN, sebab selama puluhan tahun mereka hidup di perkampungan terpencil namun belum menikmati listrik.

Padahal di Kampung Kembur tidak hanya rumah-rumah warga, tetapi terdapat pula lembaga pendidikan dan gereja.

“Di sini ada SDI Kembur dan SMPN 9 Satarmese, serta gereja. Tapi seakan diabaikan dari penerangan listrik,” tandasnya.

Kekecewaan Hans juga dipicu oleh karena para pegawai PLN sempat melakukan survei di Kampung Kembur. Namun, hasil survei itu nihil berhubung tidak ada tindak lanjut dari PLN.

Informasi yang dihimpun, tidak jauh dari Kampung Kembur yakni Kampung Rentung, Desa Golo Ropong, juga hingga kini belum mendapatkan pasokan listrik. Padahal, kampung lain di desa itu sudah kebagian listrik.

Sementara itu, Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ruteng Muhammad Asgar mengatakan, untuk listrik desa di Desa Bea Kondo memang sudah dikerjakan.

Namun, untuk jaringan ke kampung atau dusun di desa itu belum dikerjakan dan masih akan dilakukan survei lapangan terlebih dahulu.

“Sebelumnya saya mohon maaf, kami lanjut usulkan ke UP3 Ende. Tolong sampaikan ke masyarakat mohon bersabar,” kata Muhammad saat dikonfirmasi VoxNtt.com, Selasa pagi.

Begitu pula di Kampung Rentung, Desa Golo Ropong, masih akan dilakukan survei lapangan terlebih dahulu untuk kemudian diusulkan ke UP3 Ende.

Penulis: Ardy Abba

Desa Bea Kondo Desa Golo Ropong Kabupaten Manggarai Kecamatan Satarmese Barat Listrik Desa PLN Ruteng
Previous ArticleProyek Puskesmas Mamsena Mangkrak, Pemkab TTU Didesak Black List PT ABM
Next Article Kasasi Dua Terdakwa Kasus Tanah Keranga Ditolak MA

Related Posts

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026

Mobil Avanza Tabrak Rumah di Cibal, Empat Warga Luka-Luka

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.