Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»INTERNASIONAL»Kenali Ciri-ciri Sakit Kepala Gejala Varian Omicron Berikut Ini!
INTERNASIONAL

Kenali Ciri-ciri Sakit Kepala Gejala Varian Omicron Berikut Ini!

By Redaksi22 Februari 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Omicron
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Jakarta, Vox NTT-Menurut studi dari Aplikasi ZOE COVID, sakit kepala adalah gejala paling banyak dilaporkan pasien Omicron, dibarengi sakit tenggorokan, nyeri-nyeri di badan, dan kelelahan.

Berbeda dengan gejala COVID-19 varian sebelumnya, pasien Omicron tidak banyak mengeluhkan demam dan kehilangan kemampuan mencium bau (anosmia).

“Pandangan umumnya adalah bahwa tubuh Anda mengalami reaksi peradangan saat melawan virus,” kata William Schaffner, M.D., spesialis penyakit menular dan profesor di Vanderbilt University School of Medicine, terkait penyebab maraknya sakit kepala pada pasien Omicron, dikutip dari Yahoo News, Selasa (22/2/2022).

“Sakit kepala dibarengi dengan kelelahan, demam, dan tanda-tanda lainnya adalah bagian dari kompleks gejala peradangan itu,” imbuhnya.

Kata dia, tak selalu karena Omicron, sakit kepala memang kondisi yang banyak dikeluhkan orang-orang setiap hari.

Membedakannya, sakit kepala akibat infeksi varian Omicron cenderung bersifat persisten, kerap kali dibarengi pilek, sakit, tenggorokan, dan kelelahan.

Begini penjelasan sakit kepala gejala Omicron dikutip dari Times of India

Pertama, cenderung bersifat sedang hingga parah; Intensitas sakit kepala tergantung pada pemicu. Sakit kepala ringan biasanya disebabkan tekanan kerja dan bisa parah jika dipicu kondisi migrain.

Pada kasus infeksi varian Omicron, sakit kepala sebagian besar sedang hingga parah. Rasanya seperti berdenyut, menekan atau menusuk, yang jarang terjadi pada kasus sakit kepala umum.

Kedua, bisa berlangsung berhari-hari
Selain itu, sakit kepala akibat infeksi varian Omicron bisa berlangsung selama tiga hari meski pasien telah meminum obat penghilang rasa sakit secara teratur.

Ketiga, terasa di seluruh area kepala, bukan hanya satu sisi kanan atau kiri
Pada banyak kasus, sakit kepala hanya terasa di satu sisi kanan atau kiri, atau pada bagian tengah kepala. Daerah sakit kepala disebabkan pemicu dan penyebab sakit kepala.

Namun pada kasus infeksi varian Omicron, rasa sakit kepala dirasakan di kedua sisi kepala. Seluruh bagian kepala mungkin terasa tegang dan sakit.

Keempat, Semakin parah pada pengidap infeksi sinus. Menurut para ahli, sakit kepala akibat infeksi varian Omicron bisa menjadi reaksi peradangan tubuh saat melawan virus. Saat virus berkembang km biak di sistem pernapasan, virus juga memengaruhi sinus yang menyebabkan peradangan.

Hal yang sama terjadi pada varian Omicron. Sakit kepala biasanya terjadi dengan peradangan pada sinus. Jika pasien menderita masalah infeksi sinus, sakit kepala bisa lebih parah.

Sumber: detik.health

 

covid-19 internasional Omicron Virus Corona
Previous ArticleWHO Prediksi Covid-19 Berakhir di 2022, Jika Persyaratan ini Terpenuhi
Next Article Meski 73,9% Puas Terhadap Kinerja Jokowi, Tunda Pemilu Tidak Dibenarkan

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.