Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Puncak Pulau Padar Kembali Makan Korban, Wisatawan Asal Semarang Meninggal saat Tracking
HUKUM DAN KEAMANAN

Puncak Pulau Padar Kembali Makan Korban, Wisatawan Asal Semarang Meninggal saat Tracking

By Redaksi18 Maret 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Korban saat dibawa ke Rumah Sakit (Foto: Polres Manggarai Barat)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT – Pulau Padar, salah satu ikon pariwisata di Taman Nasional Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, kembali memakan korban jiwa.

Kali ini, E. Assuri A. Widianto
wisatawan asal Semarang, Provinsi Jawa tengah, menjadi korbannya.

Korban ditemukan meninggal dunia saat melakukan tracking ke Puncak Pulau Padar, Jumat (18/03/2022).

Diduga kuat, korban mengalami kelelahan saat hendak melakukan perjalanan menuju puncak salah satu pulau terindah di Labuan Bajo itu.

Informasi yang dihimpun para awak media, korban melakukan wisata tracking bersama rombongan Politeknik Medan sebanyak 22 orang.

Mereka dijadwalkan melakukan trip full day di seputaran kawasan Taman Nasional Komodo.

Saat korban bersama rombongan tiba di Labuan Bajo sekitar pukul 08.30 Wita dan korban kemudian melakukan tracking ke puncak Pulau Padar.

Setelah melakukan pemotretan di puncak Pulau Padar, korban bersama rombongan menuju ke pos tiketing dan saat itu korban mengalami sesak napas.

Korban sempat menyampaikan ke tour guide bahwa dirinya memiliki riwayat penyakit jantung.

Korban kemudian korban dievakuasi ke pos tiketing dibantu petugas, namun nyawa korban tidak bisa tertolong dan meninggal dunia.

Kejadian meninggalnya tamu asal Semarang itu dibenarkan oleh Nanang selaku Kepala KP3 Kelautan Labuan Bajo.

“Iya benar korban sudah dibawa ke RS Siloam Labuan Bajo,” ungkap Nanang saat diwawancarai awak media.

Penulis: Ardy Abba

Labuan Bajo Polres Mabar TN Komodo TNK
Previous ArticleSertijab 5 Jabatan Perwira, Ini Pesan Kapolres TTU
Next Article Breaking News: Rumah Warga di Bantaran Kali KM 4 TTU Terendam Banjir

Related Posts

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026

Kejari Mabar Geledah Kantor KPU Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp28 Miliar

8 September 2026
Terkini

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.