Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Bayi Bocor Jantung Asal Cibal Kesulitan Biaya, Kini Butuh Bantuan
HEADLINE

Bayi Bocor Jantung Asal Cibal Kesulitan Biaya, Kini Butuh Bantuan

By Redaksi25 Maret 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Flyer galang donasi untuk biaya operasi Marselina Patut, bayi bocor jantung asal Welu, Desa Welu, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Marselina Patut hanya terbaring kaku di rumahnya di Kampung Welu, Desa Welu, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai.

Bayi berumur 6 bulan itu menderita bocor jantung saat lahir pada 30 Oktober 2021 lalu. Selin, begitu kedua orangtuanya memanggil, dilahirkan di Pustu Welu.

Ia merupakan “buah hati” pasangan Nikolaus Patut dan Viviati Suriayati Hambur.

Nikolaus mengisahkan, anaknya itu saat lahir di Pustu Welu lain dari bayi kebanyakan yang mengeluarkan suara tangisan.

Saat itu, Selin hanya diam dan tidak mengeluarkan suara apapun. Itu sebabnya, petugas Pustu Welu merujuknya untuk mendapatkan perawatan di Puskesmas Pagal, Kecamatan Cibal.

Tidak lama berselang, kisah Nikolaus, bayinya itu dirujuk ke RSUD dr. Ben Mboi Ruteng untuk mendapatkan perawatan intensif.

Ia mengaku, setelah dirawat selama dua minggu di RSUD Ruteng, Selin kemudian divonis bocor jantung oleh dokter.

Setelah divonis, Selin sempat dirawat selama tiga bulan satu minggu. Oleh dokter, Selin disarankan untuk beroperasi di rumah sakit di Jakarta.

Setelah mendapatkan saran dokter, Nikolaus pun mengaku bingung lantaran ketiadaan biaya. Itulah sebabnya, ia memilih membawa pulang bayinya ke rumah.

“Saat ini Selin masih di rumah karena belum ada biaya,” kata Nikolaus, Jumat (25/03/2022).

Ia pun sangat membutuhkan belas kasihan orang lain untuk membantu biaya operasi anaknya.

Sebagai informasi, saat ini Komunitas Relawan Muda Manggarai sedang menggalang bantuan untuk biaya operasi Selin.

Bagi yang tergerak hati, bisa mengirimkan donasinya lewat nomor rekening: (BNI) 1144060559 atas nama Apriliensi Sindiarti Ampur. Bisa juga kontak melalui nomor handphone: 082 146 040 377 (WhatsApp).

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai RSUD Ruteng
Previous ArticleIni Teknologi, Jenis Bibit dan Harapan Jokowi dari Pengelolaan Lahan Foot Estate di Belu
Next Article Gelar Sidak, Kapolres TTU Temukan Satu Toko Simpan Ribuan Liter Minyak Goreng

Related Posts

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Dua Rumah di Reok Barat Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

2 Agustus 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026
Terkini

Jika Kopi Manggarai Bisa Bicara di Meja Hotel Labuan Bajo

10 Agustus 2026

Pendirian Universitas Republik Indonesia- Kemasan Simbol Kekuasaan

10 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026

PSSI Cup II Manggarai Barat Diikuti 27 Klub, Hadiah Total Rp120 Juta

8 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.