Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Camat dan Sejumlah Kades di TTU Bakal Diperiksa Inspektorat
Regional NTT

Camat dan Sejumlah Kades di TTU Bakal Diperiksa Inspektorat

By Redaksi8 Juni 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana pembukaan rakor penyelenggaraan administrasi desa di aula Balai Biinmafo, Rabu, 08 Juni 2022 (Foto: Eman Tabean)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- Bupati TTU Juandi David mengancam akan memerintahkan Inspektorat Daerah untuk melakukan pemeriksaan terhadap camat dan sejumlah Kades.

Pemeriksaan itu dilakukan lantaran camat dan sejumlah Kades itu tidak menghadiri rapat koordinasi penyelenggaraan administrasi desa terkhusus pengelolaan keuangan desa tahun anggaran 2022 yang digelar di aula Balai Biinmafo, Rabu (08/06/2022).

Selain pemeriksaan lantaran tak menghadiri rakor, Bupati Juandi juga memerintahkan Inspektorat memeriksa pengelolaan keuangan tahun 2020-2021 dari para kepala desa yang tak menghadiri kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita itu.

Bupati Juandi juga meminta kepada seluruh kepala desa agar dalam menjalankan roda pemerintahan desa, menanggalkan ego dan tetap membangun koordinasi secara hierarkis.

Penegasan itu disampaikan lantaran banyak kepala desa kerap mengabaikan koordinasi secara berkesinambungan dari tingkat camat hingga bupati karena ego dana desa.

Penyaluran DD Tahap I 100 Persen

Bupati Juandi saat ditemui wartawan usai kegiatan mengaku penyaluran dana desa tahap 1 tahun anggaran 2022 sudah mencapai 100 persen pernah pada bulan Mei 2022 lalu.

Itu untuk 160 desa di TTU yang mendapatkan dukungan dana desa.

Sehingga Juandi berpesan agar dana tahap 1 yang sudah dicairkan itu segera digunakan untuk bisa dipertanggungjawabkan dan dana tahap 2 bisa segera dicairkan.

“Tahun 2021 itu tahap III di TTU ada 97 desa yang tidak cairkan sehingga kali ini kita percepat agar tahap 1 bisa segera cair dan saat ini sudah 100 persen,” katanya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Juandi David Kabupaten Timor Tengah Utara TTU
Previous ArticleBerita Tidak Boleh Berhenti di Talking News
Next Article Benny Harman dan Realisme Kekuasaan

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.