Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Peringati HUT IBI ke-71, Ikatan Bidan Manggarai Gelar Seminar dengan Topik Bahasan Seputar Stunting
KESEHATAN

Peringati HUT IBI ke-71, Ikatan Bidan Manggarai Gelar Seminar dengan Topik Bahasan Seputar Stunting

By Redaksi18 Juni 20223 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana seminar nasional IBI Cabang Manggarai. (Foto: Igen Padur/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Segenap Bidan di Wilayah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang tergabung dalam Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Manggarai menggelar seminar nasional bertajuk “Mewujudkan Generasi Unggul Bebas Stunting Melalui Pemberdayaan Keluarga” di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai, Jumat (17/06/2022).

Seminar yang menghadirkan Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Heribertus Ngabut dan Sekda Manggarai Jahang Fansi Aldus itu digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-71 tahun.

Seminar diikuti oleh 1036 bidan yang ada di wilayah Manggarai. Namun, mengingat kuota offline tidak mampu menjangkau semua para bidan yang ada, maka hanya 300 bidan yang ikut secara offline dan sisanya mengikuti melalui online dari puskesmas masing-masing.

Ketua IBI Cabang Manggarai, Maria Yasinta Aso, menjelaskan, pemilihan tema tentang stunting tersebut didasarkan pada realitas persoalan yang cukup sulit dipecahkan hingga kini yakni persoalan stunting.

Ia kemudian menjabarkan, persentase balita yang terpapar stunting di wilayah Manggarai adalah sebanyak 20,01 persen dari total balita yang ada atau setara dengan jumlah 5000 anak.

“Masalah stunting bukan persoalan bangsa di masa sekarang saja melainkan menyangkut masa depan kita karena anak-anak stunting saat ini adalah generasi penerus. Kita tidak bisa mewujudkan generasi unggul di masa yang akan datang kalau modal dasarnya yaitu anak-anak bangsa mengalami stunting dan terganggu perkembangan kognitif dan kesehatannya,” tuturnya dalam kesempatan penyampaian sambutan.

Untuk itu, lanjut Yasinta, salah satu profesi yang mempunyai tanggung jawab penuh dalam mengentaskan persoalan stunting di masyarakat adalah para bidan.

Dalam kaitan dengan tanggung jawab itu, maka penting kiranya agar semua bidan yang ada dibekali dengan ilmu pengetahuan yang mumpuni tentang stunting sehingga bisa berdampak pada pelayanan khususnya pengendalian stunting di tengah masyarakat.

“Bidan merupakan salah satu profesi yang ikut bertanggung jawab karena bidan selalu berada di tengah masyarakat selalu menemui ibu sejak hamil, pada masa melahirkan, pada masa menyusui dan selalu bertemu anak-anak yang dilahirkan. Semoga seminar hari ini dapat menjadi roh dan penyemangat kita dalam pelaksanaan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Manggarai,” tutupnya.

Terpisah, Wabup Manggarai Heribertus Ngabut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan seminar nasional itu.

Ia berharap, kegiatan tersebut bisa menjadi suatu kesempatan bagi para bidan untuk memperkaya informasi dan pengetahuan tentang kesehatan khususnya pengendalian stunting.

Pada kesempatan itu, ia juga mengimbau para bidan agar tetap mengedepankan kualitas pelayanan di tengah masyarakat walaupun berada kondisi keterbatasan sarana prasarana yang ada.

“Tetap semangat, kiranya seminar ini membawa berkat bagi kita semua dalam rangka memandu dan membimbing supaya pelayanan tugas kita ke depan memberi manfaat terhadap pelayanan di bidang kesehatan di Kabupaten Manggarai,” tuturnya.

Penulis: Igen Padur
Editor: Ardy Abba

Heribertus Ngabut Manggarai
Previous ArticleManggarai Lepas 9 Calon Haji ke Mekkah, Sekda: Sucikan Diri Ikuti Teladan Nabi Muhamad
Next Article RSU Cancar Dapat Berbagai Bantuan Fasilitas Kesehatan dari Kedutaan Besar Jepang setara dengan Uang 1 Miliar

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026
Terkini

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.