Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Kasus Pemukulan Siswa oleh Anggota TNI di Matim Berujung Damai
HEADLINE

Kasus Pemukulan Siswa oleh Anggota TNI di Matim Berujung Damai

By Redaksi19 Agustus 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana proses mediasi yang berlangsung di rumah France Kendung di Mukun, Desa Golo Meni, Kecamatan Kota Komba Utara, Matim, Jumat (19/08/2022).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Kasus dugaan pemukulan yang dilakukan oleh Muhamad Riski Surya alias Rizky, oknum anggota TNI dari Koramil 1612/04 Borong terhadap empat siswa SMAK Arnoldus Mukun, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur, berujung damai.

Hal tersebut diketahui setelah Kodim 1612 Manggarai berhasil melakukan mediasi dengan Kepala SMAK St. Alnodus Mukun, keempat orangtua siswa dan empat siswa sebagai korban.

Proses mediasi berlangsung di rumah France Kendung yang berlokasi di Mukun, Desa Golo Meni, Kecamatan Kota Komba Utara, Matim, Jumat (19/08/2022).

BACA JUGA: Diduga Dipukul Anggota TNI Tanpa Sebab Usai Apel HUT RI, Empat Siswa asal Matim Mengadu ke Kodim 1612 Manggarai

Danramil 1612/04 Borong, Falentinus Lanar, mengaku pihak Kodim 1612 Manggarai sudah melakukan mediasi bersama dengan pihak keluarga atas persoalan ini.

“Kami sudah bertemu dengan semua  keluarga dan setalah melakukan musyawarah ahkirnya persoalan ini sudah kembali pada jalur keluarga, di mana saat ini kasus persoalannya sudah berhasil dengan damai,” katanya kepada VoxNtt.com, Jumat  (19/8/2022).

Rizky dikabarkan saat upacara HUT RI ke-77 pada 17 Agustus 2022 berlangsung, melihat keempat siswa tersebut berkelakar, bercanda dan tertawa.

Saat pelaksanaan upacara penurunan bendera, Rizky melihat gelagat itu dari tribun undangan.

“Bagi kami upacara bendera merupakan upacara yang sangat sakral dan dilaksanakan secara khidmat yang kita harus hargai dan menghormati  apa pun alasannya,” ungkap Rizky setelah media ini berhasil.

Atas dasar itu, maka seusai acara berlangsung secara spontan Rizky langsung mencari keempat siswa tersebut. Ia pun langsung memberikan tindakan secara berlebihan.

Kejadian tersebut, kata Rizky, bukan sebelum upacara dimulai. Namun saat setelah upacara apel penurunan bendera selesai.

“Saya secara pribadi dan atas kelembagaan ucapkan permohonan maaf kalau tindakan berlebihan terhadap keempat siswa,” tuturnya.

Ia juga meminta kepada semua pihak agar tidak boleh memberikan informasi maupun opini liar yang menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

Terpisah, Kepala SMAK St. Arnoldus Mukun Erland Darmo mengaku sudah puas karena sudah bertemu dengan Komandan Kodim 1612 Manggarai.

Apalagi, kata dia, Komandan Kodim 1612 Manggarai sudah bisa mengatasi persoalan ini.

Sebab itu, Erland menyampaikan terima kasih atas respons cepat pihak Kodim 1612 Manggarai di balik persoalan tersebut.

“Saya pastikan kalau persoalan bisa diselesaikan dengan baik dan dari kami pihak sekolah tidak dipermasalahkan lagi,” tegasnya.

Penulis: Yunt Tegu
Editor: Ardy Abba

Kodim 1612 Manggarai Manggarai Timur Matim
Previous ArticleLintasarta Launching Program CSR Digitalintasarta di NTT
Next Article Curhat Karolus Magnus, Merasa Diperlakukan Tidak Adil Setelah 10 Tahun Bermitra dengan Sinarmas Multifinance

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.