Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Ketua DPD NasDem Sayangkan Dugaan Ucapan Rasisme oleh Oknum Anggota DPRD Belu
HUKUM DAN KEAMANAN

Ketua DPD NasDem Sayangkan Dugaan Ucapan Rasisme oleh Oknum Anggota DPRD Belu

By Redaksi20 September 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ivon Sulaiman (kanan) bersama suaminya melaporkan Edmundus Tita, oknum anggota DPRD Belu dari Partai NasDem karena diduga melakukan penghinaan. (Marcel/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT – Dugaan ucapan rasis yang dilontarkan salah satu kader Partai NasDem Belu yang saat ini duduk di kursi anggota DPRD setempat terhadap Ivon Sulaiman terus dibahas.

Kali ini, kasus tersebut menuai tanggapan keras dari ketua DPD Nasdem Belu, Jhon Tanur.

Jhon Tanur mengaku sangat menyayangkan kadernya yang diduga menghina masyarakat dengan mengucapkan kalimat yang berbau rasis.

“Saya sangat sayangkan dugaan ucapan rasis karena saat ini tidak relevan lagi kita bicara rasis,” ujar Jhon saat dikonfirmasi, Selasa (20/09/2022).

Menurut Jhon, apa yang dilakukan kadernya akan sangat berdampak bagi pertumbuhan Partai NasDem di Kabupaten Belu.

“Bagi saya sebagai ketua partai, ini tidak baik bagi pertumbuhan partai NasDem di Belu,” kata Jhon.

Lanjut Jhon, sebagai kader Partai NasDem, Edmundus Tita seharusnya paham betul soal prinsip dan spirit yang diusung partai itu.

“Kalau dari sudut pandang partai, partai Nasdem adalah partai yang mengusung spirit kemajemukan. Bangsa Indonesia dan kita di Belu sendiri ini adalah masyarakat majemuk jadi jangan sampai hari ini kita masih bicara hal-hal yang berbau rasis yang sebenarnya sudah kita tinggalkan lama,”lanjutnya.

Ditanya soal langkah yang akan diambil DPD Partai NasDem Belu, Jhon mengatakan bahwa sebagai ketua ia akan memanggil kadernya Edmundus Tita dan juga Ivon Sulaiman untuk dilakukan penyelesaian secara persuasif.

Jhon mengatakan, seharusnya apabila ada persoalan tanah seperti yang sudah diberitakan, Admundus Tita selaku pejabat publik bisa mengedepankan upaya-upaya komunikasi persuasif dan apabila  tidak menemui solusi, bisa menempuh jalur hukum

“Kalau ada masalah, selesaikan. Bukan kita pakai kita punya emosi untuk maki-maki orang,”tutupnya.

Baca di sini sebelumnya: Diduga Rasis, Oknum Anggota DPRD Belu dari Partai Nasdem Dilaporkan

Penulis: Marcel Manek
Editor: Ardy Abba

Belu DPRD Belu NasDem Belu
Previous ArticleKefa Boxing Day Dorong Peningkatan Promosi Pariwisata dan Ekonomi Rakyat TTU
Next Article IKMR Siapkan Dua Nama di Pilwakot Kupang

Related Posts

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026

Polres Manggarai Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dan Kekerasan di Langke Rembong

2 Maret 2026

Kejati NTT Usut Dugaan Korupsi Proyek Insinerator Rp 5,6 Miliar, ASN DLHK Diperiksa

26 Februari 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.