Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Cegah Pneumonia, Dinkes Matim Lakukan Vaksinasi pada Anak Balita
KESEHATAN

Cegah Pneumonia, Dinkes Matim Lakukan Vaksinasi pada Anak Balita

By Redaksi13 Oktober 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur melaksanakan kegiatan Pencanangan Imunisasi PCV tingkat Kabupaten Manggarai Timur.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur melaksanakan kegiatan Pencanangan Imunisasi PCV tingkat Kabupaten Manggarai Timur.

Kegiatan yang dilaksanakan Puskesmas Kisol, Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba dengan tema ‘Upaya Terbaik Melindungi Buah Hati Anda Dari Pneumonia”, Rabu (12/10/2022).

Terpantau, dalam kegiatan tersebut pihak dinas kesehatan melakukan vaksinasi kepada balita sesuai usianya masing-masing.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur, dr. Surip Tintin menjelaskan pneumonia adalah infeksi akut pada jaringan paru. Salah satu penyebabnya adalah infeksi pneumokokus.

Gejala pneumonia pada balita, demam, batuk, atau kesukaran bernapas yang ditandai dengan napas cepat atau tarikan dinding dada bagian bawah ke dalam (TDDK).

“Anak dianggap napas cepat bila frekuensi hitungan napas: usia lebih dari 2 bulan dengan frekurnsi napas 60×/menit, usia 2-11 bulan dengan frekuensi 50×/menit, dan usia 12-59 bulan dengan frekuensi 40×/menit,” katanya.

Tak hanya itu, imunisasi PCV diberikan pada usia 2, 3, dan 12 bulan dan aman diberikan bersama dengan imunisasi lainnya. Imunisasi PCV bertujuan untuk melindungi anak dari pneumonia yang disebabkan oleh infeksi pneumokokus.

“Kontraindikasi imunisasi PCV yaitu ada riwayat alergi berat terhadap komponen vaksin PCV-13 atau vaksin yang mengandung komponen diphteria (DPT-HB-HiB, DT, Td),” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kisol, Heribertus Paul mengatakan setelah penanganan imunisasi PCV ini akan melakukan sosialisasi karena akan dijadikan imunisasi rutin nanti.

“Sebentar survei dari rumah ke rumah dan melakukan sosialisasi terkait imunisasi PCV ini,” ungkapnya.

Diketahui bahwa imunisasi dan obat yang tersedia untuk anak-anak diberikan secara gratis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur.

Penulis: Yunt Tegu
Editor: Ardy Abba

Dinkes Matim Manggarai Timur Matim
Previous ArticleKerja Cerdas Nan Bijaksana Kejari TTU Bebaskan Tersangka Kasus Perusakan dari Jeratan Hukum
Next Article Selain Menjadi Korban, Perempuan juga Bisa Pelaku Terorisme

Related Posts

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.