Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»PT Flobamor Lakukan Perbaikan Infrastruktur di Pulau Padar Jelang KTT Asean
Ekbis

PT Flobamor Lakukan Perbaikan Infrastruktur di Pulau Padar Jelang KTT Asean

By Redaksi23 Maret 20233 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
PT Flobamor bersama para naturalist guide saat melakukan perbaikan infrastruktur di Pulau Padar menjelang KTT Asean (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- PT Flobamor yang merupakan BUMD Provinsi NTT melakukan perbaikan sejumlah fasilitas penunjang pariwisata di Pulau Padar menjelang penyelenggaraan KTT Asean di bulan Mei mendatang.

Sejumlah infrastruktur yang dilakukan perbaikan, meliputi pergantian tali pada pagar jalur trekking, perbaikan tiang pagar pada jalur trekking dan menyediakan alat P3K seperti oksigen dan tandu.

Hal tersebut disampaikan Direktur Operasional PT Flobamor Abner Esau Runpah Ataupah, Senin (20/03/2023).

Menurutnya, perbaikan dan pengadaan sarana P3K merupakan salah satu dukungan PT Flobamor untuk penyelenggaraan KTT Asean Summit.

Ia juga mengatakan, fasilitas seperti P3K dan perbaikan pada tali pagar jalur trekiing dan tiang pagar sudah seharusnya diperbaiki untuk memberikan keamanan dan keselamatan bagi setiap wisatawan

“Naturalis Guide kami yang ditempatkan di Pulau Padar sudah memperbaiki tiang pagar dan tali pengamannya di tiang itu. Kita juga sudah menyiapkan alat oksigen dan tandu, untuk lebih meningkatkan keselamatan wisatawan, dan fasilitas ini juga merupakan dukungan utama kami untuk KTT Asean Summit nanti,” jelas Runpah.

Ia juga menambahkan, saat ini PT Flobamor telah membenahi sistem komunikasi bagi naturalist guide dengan telah menyediakan walkie talkie untuk mempermudah komunikasi.

“Pulau Padar dan Loh Liang ada naturalist guide kami juga yang bertugas di sana dan untuk mencegah penumpukan tamu, kami sudah menyiapkan radio untuk mempermudah komunikasi. Tadi kami cek semuanya baik sekali dan berjalan dengan lancar,” ungkap Runpah.

Runpah menegaskan, naturalist guide PT Flobamor yang ditempatkan di Pulau Padar dan Pulau Komodo dipastikan siap melayani tamu KTT Asean dan wisatawan lainya secara profesional dengan standar kepariwsataan.

Di sisi lain, Runpah juga menjelaskan bahwa untuk ke TNK saat ini wisatawan dapat menggunakan aplikasi INISA. Sistem Wildlife Komodo Aplikasi INISA sendiri resmi telah diluncurkan di Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar) NTT Jumat (29/07/2022).

Sejak diluncurkan Sistem Wildlife Komodo dalam aplikasi INISA memberikan kemudahan bagi wisatawan. Penggunaan aplikasi tersebut sudah sesuai dengan rekomendasi dan perhitungan yang diperoleh dari hasil kajian Daya Dukung Daya Tampung Berbasis Jasa Ekosistem (DDDTJE) oleh Tim Ahli IPB.

Karena itu, kunjungan wisatawan ke kawasan konservasi akan dikenakan biaya kontribusi sebesar Rp15.000.000 per 4 orang per tahun.

Sistem Wildlife Komodo dibuat guna mengatur tata kelola kunjungan dan aktivitas para wisatawan yang berkunjung ke Pulau Komodo, Pulau Padar dan kawasan perairan di kawasan Taman Nasional Komodo.

Wildlife Komodo di aplikasi INISA kini dapat diakses dan dipakai wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Komodo. Aplikasi INISA saat ini dapat diunduh di Play Store dan App Store dilengkapi dengan berbagai layanan publik lainnya.

“Sebelum berkunjung, wisatawan harus mendaftar dan melakukan reservasi digital lewat aplikasi INISA yang bisa diunduh di Play Store (Android) dan App Store (IOS),” katanya.

Pembelian melalui aplikasi INISA juga kata dia, akan menjadi wujud nyata biaya kontribusi wisatawan untuk kelestarian wilayah TNK.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat PT Flobamor Taman Nasional Komodo
Previous ArticleAda Apa dengan Negeriku?
Next Article 4 Jebolan Terbaik AIC Dikirim Bekerja di Royal Park Hotel Penang Malaysia

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.