Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Soal Dugaan Pungutan 500 Ribu ke Kades, DPRD Manggarai Didesak Panggil Kejari Manggarai
HUKUM DAN KEAMANAN

Soal Dugaan Pungutan 500 Ribu ke Kades, DPRD Manggarai Didesak Panggil Kejari Manggarai

By Redaksi22 Juli 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Kompak Indonesia, Gabriel Goa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manggarai didesak segera memanggil pihak Kejaksaan Negeri setempat seputar dugaan pungutan 500 ribu ke kepala desa dalam rangka kegiatan seminar Hari Bhakti Adhyaksa ke-63.

Pasalnya, kegiatan seminar tersebut ditengarai adanya pungutan sebesar Rp500.000 kepada masing-masing kepala desa di Manggarai.

Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (Kompak) Indonesia, Gabriel Goa, menduga kuat uang tersebut untuk mengamankan pihak Kejaksaan Negeri Manggarai agar sungkan melakukan penegakan hukum tindak pidana korupsi di wilayah hukum Manggarai. Mirisnya lagi sasaran empuk ‘sapi perah’ adalah semua kepala desa.

“Saya mendesak DPRD Manggarai untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan semua Kades, Bupati dan Kejari Manggarai untuk memberikan keterangan resmi siapa yang menarik dana sebesar Rp500.000 kepada masing-masing kepala desa dan apa dasar hukum penarikan dana milik rakyat miskinnya?” tukas Gabriel dalam keterangan tertulis yang diterima awak media, Sabtu (22/07/2023).

Menurut Gabriel, para kepala desa tentu saja takut dengan aparat penegak hukum seperti Kejaksaan Negeri Manggarai. Itu sebabnya, mereka terpaksa menyetor uang sebesar Rp500.000.

“Pertanyaannya siapa yang memerintahkan pemungutan uang dari kas desa untuk membiayai acara seminar Hari Bhakti Adhyaksa di Ruteng, Manggarai. Modus operandi pungutan liar berkedok acara seminar atau dialog publik segera dihentikan dan jangan dijadikan kebiasaan,” tegas Gabriel.

Selain meminta DPRD, ia juga mendesak Jaksa Agung RI untuk memeriksa Kajari Manggarai atas pungutan sebesar Rp500.000 dari para kepala desa di Manggarai untuk acara seminar Hari Bhakti Adyaksa di Ruteng.

Sebelumnya, dilansir OKE FLORES.com, kegiatan seminar dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-63 dilaksanakan di Aula Asumta Katedral Ruteng, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, belum lama ini.

Kegiatan ini diwarnai isu tak sedap, di mana setiap kepala desa diduga harus dipungut biaya sebanyak Rp500 ribu untuk membiayai kegiatan seminar sehari itu.

Diketahui, kegaiatan ini melibatkan kepala sekolah (SD dan SMP) dan kepala desa dari dua kabupaten yakni Manggarai dan Manggarai Timur. [VoN]

Gabriel Goa Kejari Manggarai Kompak Indonesia
Previous ArticleUpaya Hukum Mantan Dirut Bank NTT untuk Viktor Laiskodat Wajib Didukung
Next Article Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-63, Kejari Mabar Bagi-bagi Sembako

Related Posts

Polisi Tahan Calo Trip yang Gelapkan Rp244,2 Juta, 22 Wisatawan Tiongkok Terlantar di Labuan Bajo

14 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.