Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Negara ASEAN Plus China, Jepang, dan Korea Selatan Sepakati Rencana Kerja Memerangi TPPO, Terorisme, dan Kejahatan Siber
Regional NTT

Negara ASEAN Plus China, Jepang, dan Korea Selatan Sepakati Rencana Kerja Memerangi TPPO, Terorisme, dan Kejahatan Siber

By Redaksi24 Agustus 20233 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Negara ASEAN Plus China, Jepang, dan Korea Selatan Sepakati Rencana Kerja Memerangi TPPO, Terorisme, dan Kejahatan Siber
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Pertemuan konsultasi menteri-menteri ASEAN Plus Three (AMMTC+3) yang ke-13 diadakan dalam rangkaian pertemuan AMMTC ke-17 di Labuan Bajo.

Pertemuan ini memperkuat komitmen para Menteri negara-negara ASEAN Plus Three China, Jepang, dan Korea Selatan dalam menerapkan dan meningkatkan kerja sama praktis dalam pengelolaan dan keamanan perbatasan dan menanggulangi kejahatan transnasional.

Kadivhubinter Irjen Pol Krishna Murti menjelaskan pertemuan para Menteri negara ASEAN Plus Three ke-13 ini diketuai oleh Indonesia mengacu pada tema Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023 yaitu “ASEAN Matters: Epicentrum of Growth”.

Dalam pertemuan ini kata Irjen Pol Krishna, para Menteri telah menyepakati usulan ASEAN SOMTC Plus Three Cooperation Work Plan (2024-2027) yang sebelumnya sudah disepakati pada pertemuan SOMTC ke-23 di Yogyakarta bulan Juni 2023 lalu.

“Rencana kerja ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama antara ASEAN Senior Officials Meeting on Transnational Crime (SOMTC) dan negara-negara Plus Three dalam mencegah dan memberantas kejahatan transnasional di kawasan melalui pertukaran informasi, peningkatan kapasitas, penguatan penegakan hukum, dan pemberian bantuan teknis,” ujar Irjen Pol Krishna dalam rilis yang diterima VoxNtt.com Kamis (24/08/2023).

Menurut Irjen Pol Krishna, rencana kerja ini meliputi kerja sama berupa pertemuan konsultasi tahunan di AMMTC + 3 dan SOMTC + 3, pertukaran informasi dan informasi intelijen di antara badan-badan keamanan nasional, penguatan kapasitas, dan kerja sama penegakan hukum.

“Kejahatan transnasional yang menjadi fokus pada rencana kerja ini adalah tindak pidana perdagangan orang (TPPO), terorisme, dan kejahatan siber,” jelasnya

Untuk diketahui, Pelaksanaan Rencana Kerja ini diharapkan dapat memberikan kontribusi menuju kawasan yang damai, aman, dan stabil, seperti yang dijelaskan dalam Cetak Biru Komunitas Politik-Keamanan ASEAN 2025 (ASEAN Political-Security Community Blueprint 2025).

Rencana kerja ini juga harus berkelanjutan dan sinergis dengan kerangka kerja sama yang ada, antara lain ASEAN Convention on Counter Terrorism (ACCT), ASEAN Convention Against Trafficking in Persons, especially Women and Children (ACTIP), dan deklarasi ASEAN lainnya terkait pemberantasan kejahatan transnasional.

SOMTC Voluntary Lead Shepherds akan berkoordinasi dengan seluruh negara anggota ASEAN Plus Three dalam mengimplementasikan Rencana Kerja dan bersinergi dalam menjalankan berbagai inisiatif yang diambil untuk mencegah dan menanggulangi kejahatan lintas negara.

Dalam pernyataan bersama usai pertemuan konsultasi AMMTC di Labuan Bajo, para Menteri negara ASEAN Plus Three menyambut baik disepakatinya SOMTC + 3 Work Plan on Cooperation to Combat Transnational Crime (2024-2027) yang telah disepakati pada pertemuan SOMTC + 3 Consultation ke-20 di Yogyakarta pada 22 Juni 2023, untuk melengkapi ASEAN Plus Three (APT) Cooperation Work Plan 2023-2027.

Mereka juga menyambut baik disepakatinya DGICM + 3 Work Programme yang pertama, untuk meningkatkan praktik kerja sama dalam pengelolaan dan keamanan perbatasan di bawah kerangka kerja ASEAN Plus Three dan berharap untuk pengimplementasani penuh dan efektif.

Para pejabat tinggi ASEAN Plus Three memuji kemajuan yang dicapai dalam mengimplementasikan berbagai kerja sama dalam mencegah dan memerangi kejahatan transnasional, untuk memastikan perdamaian, stabilitas, dan pembangunan di kawasan ASEAN Plus Three.

Lebih lanjut, Para Menteri ASEAN Plus Three menyambut baik tawaran Laos yang akan menjadi penyelenggara Konsultasi AMMTC + 3 pada 2024, serta menyambut partisipasi perdana Timor Leste dalam konsultasi itu sebagai observer.

Para Menteri ASEAN Plus Three berterima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kepolisian Negara Republik Indonesia, atas sambutan hangat yang diberikan, termasuk pengaturan yang sangat baik yang telah dilakukan untuk konsultasi ini. Konsultasi diselenggarakan dengan semangat solidaritas dan keramahan khas ASEAN.

Penulis: Sello Jome

Labuan Bajo Mabar Manggarai Barat
Previous Article6 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Bawang Merah Malaka Ditahan KPK, Kompak Beri Apresiasi
Next Article ASEAN dan Korea Selatan Tingkatkan Kerja Sama Memerangi Terorisme dan Kejahatan Lintas Negara Lainnya

Related Posts

Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Manggarai Barat yang Rusak akibat Gempa

28 Agustus 2026

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.