Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Kades Wae Mose Mabar Respons Keluhan Warga soal Bantuan Babi
VOX DESA

Kades Wae Mose Mabar Respons Keluhan Warga soal Bantuan Babi

By Redaksi28 Agustus 20233 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penyaluran bantuan babi kepada warga atas nama Tarsisius Hagul pada Sabtu, 27 Agustus 2023
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Siprianus Kantul, Kepala Desa Wae Mose, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai sigap merespons keluhan warga terkait bantuan babi yang dinilai tidak merata.

“Pengerahan ternak babi atas nama Tarsisius Hagul dilaksanakan pada Sabtu, 26 Agustus 2023, yang terima adalah istrinya karena beliau tidak ada di tempat dan disaksikan oleh utusan Ketua BPD dan pihak Koramil,” tulis Kades Siprianus melalui pesan WhatsApp-nya, Senin (28/08/2023).

Sebelumnya, Tarsianus Hagul, warga Dusun Lalong, Desa Wae Mose, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat mengaku kecewa dengan kebijakan kepala desanya.

Kekecewaan Tarsi bukan tanpa sebab. Sebelumnya, ia didatangi aparat desa Wae Mose untuk mendapatkan bantuan babi.

Saat didata dan didatangi petugas, Tarsi mengaku sudah menaruh harapan bakal kebagian bantuan babi untuk menopang kehidupan ekonominya.

Namun harapan itu tidak berbuntut mulus. Pasalnya, bantuan babi ternyata sudah dilakukan Pemerintah Desa Wae Mose. Sayangnya, keluarga Tarsi tak kebagian, meski sudah didata dan didatangi aparat pemerintah desa.

http://fuq.zqc.mybluehost.me/2023/08/25/bantuan-babi-tak-kebagian-meski-sudah-didata-warga-kecewa-dengan-kades-wae-mose-mabar/93123/

Menurut dia, warga yang lain sudah menerima bantuan berupa uang tunai, ada yang Rp900.000 dan ada juga yang Rp800.000. Ada pula yang ia dengar langsung membagikan anak babi.

“Cara pembagiannya, ada yang terima babi. Intinya belum jelas alur pembagiannya,” jelas Tarsi saat dihubungi VoxNtt.com, Jumat (25/08/2023) malam.

Sementara untuk bantuan uang, Tarsi sendiri hingga kini belum mengetahui secara pasti apakah dalam bentuk pemberdayaan atau tidak, sebab belum ada sosialisasi lebih lanjut oleh Pemerintah Desa Wae Mose.

Sementara itu, Kepala Desa Wae Mose, Siprianus Kantul, meminta warganya untuk tidak boleh kecewa. Sebab, bantuan tersebut manyasar kepada warga yang tidak mendapatkan bantuan PKH dan Sembako, serta BLT.

Untuk bantuan babi sendiri, Kades Siprianus mengaku berasal dari Dana Desa Wae Mose tahun 2023. Bantuannya, kata dia, dalam bentuk babi.

“Bantuan babi, (orang) yang ada babinya kita beli kemudian serahkan kembali ke dia,” jelas Kades Siprianus saat dikonfirmasi, Jumat malam.

Menurut dia, dalam pendistribusian bantuan babi tersebut, pihaknya masih menunggu instruksi lebih lanjut dari Dinas Peternakan Kabupaten Manggarai Barat. Sebab, program bantuan babi berlangsung di tengah situasi babi sering mati di Desa Wae Mose.

“Sehingga kami koordinasi dengan dinas peternakan kemarim, itu disesuaikan lagi. Jadi, mereka kemarin sudah ke lapangan, ke Wae Mose kan, masih banyak (babi) yang mati,” tandasnya.

Ia mengaku hingga kini warga yang belum mendapatkan bantuan babi sudah tidak sampai puluhan orang pada 4 dusun yang ada Desa Wae Mose. Sementara sebagaian yang lainnya sudah menerima bantuan.

“Saya juga serba hati-hati karena matinya babi tidak seluruh. Kami ada empat dusun dan tiga anak kampung. Dusun Sambir aman (babi tidak mati). Lalu Dusun Lalong sebagaian aman dan sebagian yang masih rawan. Yang paling rawan itu di Dusun Laleng,” katanya.

Penulis: Ardy Abba

Desa Wae Mose Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleStevi Harman, Dokter yang Terjun ke Politik
Next Article Meski Belum Punya Izin, Pemda Wajib Tagih Pajak Galian C

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.