Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Ditegur untuk Lepas Helm saat di ATM, Kapolsek Komodo Hajar Security BRI hingga Babak Belur
HUKUM DAN KEAMANAN

Ditegur untuk Lepas Helm saat di ATM, Kapolsek Komodo Hajar Security BRI hingga Babak Belur

By Redaksi13 September 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kantor Polsek Komodo Manggarai Barat (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Kapolsek Komodo AKP Ivans Djarat menghajar Security BRI unit Nggorang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur, hingga babak belur.

Kejadian itu bermula saat korban, menegur terduga pelaku yang merupakan Kapolsek Komodo masuk ke ATM sambil menggunakan helm.

Gio kemudian menegur terduga pelaku dan meminta untuk menanggalkan helm saat masuk ke ATM.

“Selamat pagi pak mohon helmnya dikasih keluar,” kata Gio, menirukan ucapannya saat menegur terduga pelaku.

Namun, terduga pelaku tidak terima saat ditegur dan memukuli korban. Setelah itu korban masuk ke kantor untuk breafing pagi.

Setelah itu korban keluar lagi ke depan. Terduga pelaku kembali memanggil korban. Dia memukul dan membawa korban ke polsek. Di polsek korban dipukul lagi bahkan dibenturkan ke tembok.

Keluarga korban, Bonifasius Sadu mengaku kaget saat mendengar informasi itu. Ia kemudian langsung ke Polsek Komodo.

Menurut pengakuan Gio, kata Bonifasius, bahwa dia dipukul di ruang tahanan Polsek Komodo oleh Kapolsek Ivans.

Untuk sementara korban dan keluarganya masih berada di Polsek Komodo. Pihak polsek sempat berusaha untuk memediasi masalah ini, tetapi korban menolak.

“Saya lihat tadi, pipinya bengkak, karena dipukul dan dibenturkan ke tembok. Sekarang dia sudah di RS Komodo untuk visum,” katanya.

Hingga kini, Kapolsek Komodo belum memberikan keterangan terkait kasus ini.

Penulis: Sello Jome

BRI Mabar Manggarai Barat Polres Mabar Polsek Komodo
Previous ArticleDuel Seru, Gabungan Dua SMA dari Lamba Leda Timur Menang Tipis 2:1 atas Lamba Leda dan Laut
Next Article Kabar Gembira! Pemkab Matim Mulai Perbaik Jalur Benteng Jawa- Bawe

Related Posts

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.