Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Human Trafficking NTT»Padma Indonesia Ikut Bantu Cari Keluarga Asal Ende yang Hilang Kontak di Malaysia
Human Trafficking NTT

Padma Indonesia Ikut Bantu Cari Keluarga Asal Ende yang Hilang Kontak di Malaysia

By Redaksi22 November 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Margaretha Doa, anggota tim Satgas Antihuman Trafficking Golkar NTT (kiri) dan Arkadius Bernadus Roga seorang warga asal Woloaro (kanan)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Lembaga Hukum dan HAM Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (Padma) Indonesia ikut membantu mencari keluarga Arkadius Bernadus Roga asal Woloaro, Watuneso, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang hilang kontak di Malaysia.

Ketua Lembaga Hukum dan HAM Padma Indonesia, Gabriel Goa, mengungkapkan sejak keluarganya hilang kontak di Malaysia Arkadius sangat sedih dan terus menangis.

Anggota keluarganya yang merantau ke Negeri Jiran antara lain, ayah Silvester Mbete, ibu Karliana Mbadhe dan lima saudaranya yakni Denis, Dixon, Delfin, Ine dan Dores.

Di tengah kesedihannya, Arkadius terus mencari keluarganya meski keberadaan mereka sudah sangat jauh dari tanah kelahirannya, Woloaro.

Ia kemudian meminta bantuan dengan memelas kepada Margaretha Doa, anggota tim Satgas Antihuman Trafficking Golkar NTT.

Arkadius menaruh harapan besar kepada Mama Incess Morena, sapaan akrab Margartha Doa, untuk menyelamatkan orangtua dan saudaranya di Negeri Jiran yang hilang kontak.

Permintaan Arkadius pun langsung direspons positif oleh Mama Incess Morena, yang adalah Caleg Golkar Dapil 4 Kabupaten Ende itu.

Mama Incess Morena kemudian membangun kolaborasi dengan Lembaga Hukum dan HAM Padma Indonesia.

“Anggota tim Satgas Antihuman Trafficking Golkar NTT Margaretha Doa bersama Padma Indonesia kemudian mendampingi seorang anak Woloaro yang merindukan keluarganya di Negeri Jiran,” kata Ketua Lembaga Hukum dan HAM Padma Indonesia, Gabriel Goa, dalam keterangan tertulis yang diterima awak media, Rabu (22/11/2023).

Bersama Mama Incess Morena, kata dia, Padma Indonesia kemudian melakukan beberapa langkah darurat atau emergency.

Pertama, melaporkan ke Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri untuk segera berkoordinasi dengan Kedubes RI di Malaysia dan Konsulat Jenderal Tawau agar mencari dan menyelamatkan keluarga Arkadius yang telah kehilangan kontak.

Kedua, meminta bantuan keluarga besar Flobamora dan jejaring kemanusiaan di Tawau untuk ikut mencari dan menyelamatkan orangtua dan sudara dari Arkadius.

Ketiga, Padma Indonesia juga meminta tolong Anggota DPR RI asal NTT juga Anggota DPD RI Dapil NTT beserta Anggota Komisi I dan IX DPR RI untuk berkolaborasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kemnaker RI dan BP2MI, Perwakilan RI di Malaysia untuk mencari dan menyelamatkan mereka.

“Kalau ada yang melihat keluarga tersebut bisa hubungi Mama Incess Morena di nomor 081297244324, juga bisa menghubungi Padma Indonesia di nomor 081399127172 atau 081360285235. Stop bajual orang!” tutup Gabriel.

Ende Gabriel Goa Margartha Doa PADMA Indonesia Satgas Antihuman Trafficking Golkar NTT
Previous ArticlePemda Manggarai Siapkan Dana 1,2 Miliar Beli Mobil Bupati dan Wabup
Next Article Pemkab Malaka Seleksi PPPK, 1.000 Peserta Rebut 304 Formasi

Related Posts

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026

FP NTT Sebut Kunjungan ke Sumba Sosialisasi PMI, Kapolres Sumba Barat Membantah

2 Maret 2026

PADMA Desak Usut Dugaan Keterlibatan Oknum Polda NTT dalam Jaringan TPPO

28 Februari 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.