Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»MMC Nanga Banda Reo Ikon Wisata Baru di Manggarai
Regional NTT

MMC Nanga Banda Reo Ikon Wisata Baru di Manggarai

By Redaksi25 November 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pemerintahan Kabupaten Manggarai bersama PMI Manggarai dan AmRC berpose bersama di MCC Nanga Banda Reo usai launching
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Manggarai Mangrove Center (MMC) yang terletak di Pantai Nanga Banda, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur resmi di-launching, Rabu (22/11/2023) lalu.

Program yang dihasilkan dari kerja sama Palang Merah Indonesia (PMI) Manggarai dengan Palang Merah Amerika atau American Red Cross (AmRC) ini dibuat untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup.

Dengan adanya tanaman mangrove membawa pengaruh besar di pesisir Pantai Nanga Banda Reo. Mangrove dapat menjelma sebagai tumbuhan yang mampu menahan arus air laut atau abrasi yang mengikis garis pantai.

Selain itu mangrove juga bisa menjadi salah satu ikon wisata baru di Kabupaten Manggarai yang berpotensi mengangkat seluruh potensi sumber daya dan menarik minat wisatawan.

Ketua PMI Manggarai, Rony Kaunang dalam sebuah kesempatan wawancara mengatakan, keberadaan MCC di Pantai Nanga Banda Reo diproyeksi bakal menjadi ikon wisata baru yang mampu menarik minat wisatawan sekaligus mempersatukan sumber daya alam dan manusia sebagai subjek penjaga kelestarian.

Namun, kata Rony, MMC Nanga Banda Reo masih terus dibenahi untuk mencapai level pariwisata yang komplit.

Saat ini, katanya lagi, MMC Nanga Banda sudah punya track akses masuk dan rumah informasi sehingga bisa direkomendasi menjadi ikon wisata baru.

“Masih dibenah. Tahun depan kami masih fokus dengan penambahan fasilitas,” kata Rony.

Rony menambahkan, MMC ini merupakan ikon wisata baru berbasis alam yang dipadukan dengan suasana pantai yang indah.

Ke depan PMI dan Sibat akan terus berkolaborasi demi menghidupkan wisata alam mangrove di Nanga Banda.

Ia juga berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Manggarai terhadap program-program kemanusiaan yang sedang dijalankan PMI Manggarai. Hal tersebut tentu membutuhkan kontribusi nyata dari pemerintah.

Kontributor: Berto Davids

Manggarai Manggarai Mangrove Center Palang Merah Indonesia PMI PMI Manggarai
Previous ArticleTiga Siswi SD di Kabupaten Kupang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Wali Kelas
Next Article Kompak Desak PPATK Telusuri Aliran Dana Dugaan Korupsi Bank NTT

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.