Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tidak Kunjung Diperbaiki, Lampu Merah di Ruteng Berpotensi Ancam Keselamatan Pengendara
Regional NTT

Tidak Kunjung Diperbaiki, Lampu Merah di Ruteng Berpotensi Ancam Keselamatan Pengendara

By Redaksi17 Januari 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Potret lampu merah di Simpang Mbaumuku yang tidak berfungsi (Foto : Maria Viani Saina)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Persimpangan vital di Kota Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai, NTT yang biasa disebut ‘Simpang Mbaumuku’ dilanda kekacauan lalu lintas akibat lampu merah yang padam total. Para pengendara pun berada dalam keadaan ketidakpastian.

Ironisnya, situasi ini telah terjadi sejak lama dan kerap kali menimbulkan kemacetan lalu lintas. Pemerintah yang menangani urusan ini pun terkesan tutup mata meski posisi lampu merah itu berada tepat di jantung Kota Ruteng.

Situasi itu diprediksi bisa berdampak serius pada peningkatan risiko kecelakaan bagi masyarakat Manggarai jika pemerintah membiarkannya berlarut-larut tanpa solusi yang jelas.

Terpantau pada Selasa (16/01/2023), lampu merah di Persimpangan Mbaumuku Ruteng ditemukan tidak berfungsi. Beberapa pengendara yang melintasi jalur ini pun mengaku kesulitan lantaran kondisi lampu lalu lintas yang tidak berfungsi.

Tidak hanya itu, mereka bahkan mengaku kecewa karena kelalaian pemerintah dalam penataan lampu merah hingga menyebabkan kemacetan. Untuk itu, warga mengharapkan niat baik pemerintah agar segera memperbaiki lampu tersebut.

“Kami butuh tindakan cepat dari pemerintah. Ini bukan hanya masalah kemacetan, tapi juga soal keselamatan kami di jalan,” kata Andi, seorang pengendara yang terjebak dalam kekacauan lalu lintas tersebut, Selasa (16/01/2023) sore.

Hal yang sama juga disampaikan Siti. Ia mengharapkan pemerintah segera memperhatikan kondisi lampu merah itu.

“Situasi ini sangat mengkhawatirkan. Kita perlu pemerintah yang lebih responsif terhadap masalah-masalah sepele seperti ini. Kecelakaan bisa terjadi kapan saja jika lampu merah tidak segera diperbaiki,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pengusaha bernama Budi yang menjalankan usahanya di sekitar Persimpangan Mbaumuku mengaku, kondisi lampu lalu lintas yang demikian berdampak langsung pada macetnya aktivitas usaha di sekitar lampu merah.

“Kemacetan ini berdampak besar pada bisnis lokal. Pemerintah harus segera mengambil langkah konkret agar aktivitas ekonomi tidak terganggu lebih lanjut. Ini tidak hanya masalah keselamatan, tetapi juga kesejahteraan komunitas kami,” jelasnya.

Kontributor: Maria Viani Saina

Lampu Merah Ruteng Manggarai
Previous ArticleMengapa Calon Presiden RI Itu Selalu Datang dari Pulau Jawa?
Next Article Erupsi Lewotobi dan Hati Kita

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026

Wilayah Kepulauan MBD dan Kepulauan Alor Berpotensi Jadi Provinsi Sendiri

12 Juli 2026

Apa yang Tersisa dari Manusia Ketika Artificial Intelligence Meniru Segalanya?

11 Juli 2026

IFTK Ledalero Gelar Konser Amal di Kupang, Target Himpun Dana hingga Rp600 Juta untuk Renovasi Biara

10 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.