Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Tingkat Partisipasi Pemilih Pemilu 2024 di Manggarai Menurun Dibandingkan 2019
Pilkada

Tingkat Partisipasi Pemilih Pemilu 2024 di Manggarai Menurun Dibandingkan 2019

By Redaksi21 Maret 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua KPU Manggarai Rikardus Pentor pose bersama Komisioner KPU Manggarai (Foto: Igen Padur/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Persentase partisipasi pemilih pada pemilihan umum (Pemilu) tingkat Kabupaten Manggarai, NTT berada di angka 76,52 persen, sedikit menurun jika dibandingkan dengan persentase partisipasi tahun 2019 yang berada di angka 77,36 persen.

Hal itu dijelaskan oleh Heribertus Harun, Koordinator Divisi Teknis KPU Manggarai dalam acara bertajuk ‘Media Gathering’ pada Kamis (21/03/2024) pagi di Ruteng.

“Total keseluruhan DPT Kabupaten Manggarai sebanyak 242.090. Namun, yang menggunakan hak pilihnya di hari H sebanyak 185.283 jiwa. Atau dengan kata lain tingkat partisipasi pemilih sebanyak 76,52 persen. Persentase ini sedikit menurun jika dibandingkan dengan Pemilu 2019 yakni sebanyak 77,36 persen,” papar Heribertus.

Mantan Komisioner Bawaslu Manggarai itu juga menjelaskan, dari sisi persentase memang menurun tetapi pemilu 2024 jumlah pengguna hak pilih lebih tinggi dari 2019. Tahun 2024 sebanyak 185.283 sedangkan tahun 2019 sebanyak 166.257.

“Untuk tingkat partisipasi ini, ada tiga kecamatan yang memiliki persentase tinggi yakni kecamatan Langke Rembong 82,97 persen, Reok Barat 81,05 persen dan Kecamatan Reok 80,24 persen,” jelasnya.

Sedangkan untuk kecamatan yang persentase rendah lanjut Heribertus yakni ada di tiga kecamatan seperti kecamatan Satarmese Utara 70,76 persen, Cibal Barat 72,18 persen, Rahong Utara 72,03 persen.

“Terhadap hal ini, kami KPU Kabupaten dalam beberapa hari kedepan akan memberikan apresiasi berupa piagam penghargaan kepada desa yang memiliki tingkat partisipasi tinggi,” tuturnya.

Masih Terdapat Data Bermasalah

Dari keseluruhan jumlah pemilih 56.807 jiwa yang tidak menggunakan hak pilih, terdapat beberapa fakta lapangan yang dijumpai oleh KPU Manggarai sehingga menyebabkan yang bersangkutan tidak menggunakan hak pilih.

Seperti misalnya masih ada sejumlah pemilih dalam DPT yang telah meninggal dunia, pemilih yang sudah pergi merantau ke luar daerah serta adanya pemilih yang sudah beralih profesi dari sipil ke TNI/Polri namun terdata di DPT.

Atas peristiwa tersebut, KPU Manggarai menurut Heribertus berkomitmen merapikan data-data yang ada sehingga meminimalisir kesalahan yang sama terulang pada Pilkada 2024 mendatang.

Terpisah, Ketua KPU Manggarai Rikardus Pentor menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Manggarai yang telah menggunakan hak pilihnya pada pesta demokrasi 14 Februari 2024 lalu.

Tidak hanya kepada para pemilih, Rikardus juga menyampaikan apresiasi kepada para peserta pemilu yang telah berkolaborasi bersama penyelengga sehingga pemilu di Manggarai berlangsung aman dan kondusif.

“Apresiasi kepada seluruh masyarakat Manggarai dan semua peserta pemilu yang telah berkolaborasi menyukseskan pemilu bersama para penyelenggara. Serta apresiasi kepada stakeholder terkait seperti kepolisian, Pemda Manggarai yang telah men-suport serta teman-teman media yang sudah membantu memberikan edukasi,” tutupnya.

Penulis: Igen Padur

KPU Kabupaten Manggarai Manggarai Pemilu 2024 Pilkada Manggarai
Previous ArticleIkut Bertarung di Pilkada Manggarai, Thomas Dohu Gelar Ritual Adat ‘Teing Hang’
Next Article Belum Pasti Didukung NasDem Manggarai Barat, Bagaimana Nasib Edi-Weng Jelang Pilkada 2024?

Related Posts

Keuskupan Ruteng Wanti-wanti Dampak Tambang Mangan PT SJA di Reok

4 Juli 2026

Camat Reok Cup III Siap Bergulir Pertengahan Juli

2 Juli 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.