Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pimpinan DPRD Nagekeo Turut Belangsungkawa atas Tragedi Longsor di Ende
Regional NTT

Pimpinan DPRD Nagekeo Turut Belangsungkawa atas Tragedi Longsor di Ende

By Redaksi9 Juni 20241 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pimpinan DPRD Nagekeo Yosefus Dhenga menyampaikan dukacita yang mendalam atas tragedi longsor di Ende, saat membawakan sambutan dalam kegiatan Costumer Gathering Bank NTT Cabang Mbay di Aula Pastoran Penginanga, Jumat, 7 Juni 2024 (Foto: Patrianus Meo Djawa/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Pimpinan DPRD Nagekeo Yosefus Dhenga memberikan ucapan dukacita yang mendalam bagi empat orang korban yang tewas setelah tertimbun material longsor di Kelurahan Rewarangga Selatan, Kecamatan Ende Timur, pada Jumat (7/6/2024) lalu, sekitar pukul 05.30 Wita.

Keempat orang korban ditemukan tewas di dalam kelambu di tempat tidur mereka. Korban merupakan satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan dua anak.

“Dari Kabupaten Nagekeo, saya Yosefus Dhenga mewakili pribadi dan keluarga serta Pimpinan DPRD Nagekeo menyampaikan rasa dukacita yang mendalam atas tragedi yang terjadi kepada satu keluarga di Ende,” ujar Yosefus dengan air mata berlinang sebelum membawakan sambutan mewakili Pimpinan DPRD Nagekeo dalam kegiatan Costumer Gathering Bank NTT Cabang Mbay di Aula Pastoran Penginanga, Jumat.

Menurutnya, kehidupan dan kematian manusia memang telah ditemukan oleh Tuhan. Sebagai manusia, dirinya masih tak sanggup jika musibah itu harus menghilangkan nyawa satu keluarga.

Sehingga dirinya menyarankan agar semua orang tetap mewaspadai semua hal yang sewaktu-waktu berpotensi menimbulkan musibah dan ancaman nyawa.

“Kematian itu datang seperti pencuri dimalam hari, tidak ada ada yang tahu. Saya minta kita semua agar selalu waspada dengan cara menjauhi lokasi – lokasi yang berpotensi terjadinya bencana dan mendengarkan arahan pemerintah dan berdoa kepada Tuhan,” ujarnya

Penulis: Patrianus Meo Djawa

DPRD Nagekeo Nagekeo Yosefus Dhenga
Previous ArticleGelar Customer Gathering, Bank NTT Cabang Mbay Perkenalkan Jenis Kredit Tanpa Bunga
Next Article Ratusan Atlet Taekwondo akan Ikuti Komodo Open Turnament di Labuan Bajo

Related Posts

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.