Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Penjabat Bupati Nagekeo Batalkan Bantuan Rumah, Alfred Djuang: Masyarakat Pasti Kecewa
Regional NTT

Penjabat Bupati Nagekeo Batalkan Bantuan Rumah, Alfred Djuang: Masyarakat Pasti Kecewa

By Redaksi20 September 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu dari 276 unit RTLH di Kabupaten Nagekeo yang tak bisa dilanjutkan pembangunannya karena adanya kebijakan pembatalan anggaran (Foto: Patrianus Meo Djawa/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT– Kepala Bidang Perumahan Rakyat Kabupaten Nagekeo, Alfred Djuang, mengatakan masyarakat kemungkinan besar akan kecewa atas keputusan Penjabat (Pj) Bupati Nagekeo, Raimundus Nggajo, yang membatalkan bantuan perumahan tidak layak huni bagi 276 kepala keluarga pada tahun 2024.

“Pasti ya, pasti masyarakat ada yang kecewa. Kecewa pasti,” ujar Alfred Djuang sambil tertawa saat dikonfirmasi VoxNtt.com, belum lama ini.

Dinas Perumahan Rakyat sebelumnya telah melakukan sosialisasi kepada calon penerima bantuan. Bantuan ini dianggarkan sebesar Rp6 miliar lebih. Namun kemudian ditarik oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Salah satu syarat penerima bantuan adalah harus memiliki pondasi rumah.

“Kami sudah lakukan sosialisasi dan sudah menyampaikan bahwa ada penundaan karena situasi keuangan,” jelas Alfred.

Walaupun bantuan dibatalkan, honor bagi pendamping teknis yang telah direkrut tetap diberikan. Namun, nasib para fasilitator belum jelas, menurut seorang ASN di Dinas Perumahan Rakyat yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Keputusan ini memicu perdebatan publik. Hingga saat ini, Raimundus Nggajo belum memberikan pernyataan resmi terkait penghapusan anggaran tersebut, dan media masih kesulitan mendapatkan konfirmasi.

Padahal penjelasan dari Penjabat Bupati sangat penting untuk mengetahui apakah pembatalan anggaran terjadi sejak perencanaan atau pada tahap penganggaran oleh TAPD dan Badan Anggaran DPRD Nagekeo.

Sekretaris Daerah yang juga Ketua TAPD Lukas Mere sebelumnya menyatakan, anggaran hanya ditunda hingga dana tersedia. Hal ini menunjukkan bahwa anggaran ini masih ada dan tidak sepenuhnya ditiadakan.

Agus Pambagio, pemerhati kebijakan publik, meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat segera melakukan audit terkait pengalihan anggaran ini. Ia mencurigai adanya indikasi suap, terutama terkait pengadaan mobil untuk pimpinan DPRD.

“Jika ada pergeseran anggaran tanpa dasar yang kuat, patut diduga ada indikasi suap, terutama terkait pengadaan mobil,” kata Agus kepada VoxNtt.com.

Kontroversi ini muncul setelah beberapa prioritas baru dimasukkan dalam APBD Perubahan Kabupaten Nagekeo 2024, seperti Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), pembelian mobil untuk pimpinan DPRD, dan pengadaan tanah DPRD seluas 3.000 meter persegi.

Selain penghapusan bantuan perumahan, Penjabat Bupati juga menghapus tiga proyek strategis yang sebelumnya ia tetapkan melalui SK nomor 227/KEP/HK/2024 pada 19 Juni 2024, yakni peningkatan jalan Kajulaki-Malabai (Rp1,03 miliar), rehabilitasi jembatan Lowoledho (Rp1 miliar), dan pembangunan IPAL di RSUD Aeramo (Rp1,9 miliar).

Penulis: Patrianus Meo Djawa

Nagekeo Raimundus Nggajo
Previous ArticleMembentuk Tim Pengembangan Kurikulum Siswa
Next Article Ganti Menteri Ganti Kurikulum, Kurikulum yang Didesain oleh Siswa Itu Abadi Sepanjang Hidup Sebuah Narasi Poetis Cinta

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.