Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Akses Jalan Penghubung Kampung Nangalili-Nangabere Putus Total, Warga Terhambat Aktivitas Sehari-hari
Regional NTT

Akses Jalan Penghubung Kampung Nangalili-Nangabere Putus Total, Warga Terhambat Aktivitas Sehari-hari

By Redaksi27 Januari 20251 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Akses jalan dari Nangalili menuju Nangabere putus total (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-  Akses satu-satunya yang menghubungkan Kampung Nangalili dan Kampung Nangabere, tepatnya di Kampung Waetuong, Desa Benteng Dewa, Lembor Selatan, putus total akibat hujan deras beberapa pekan lalu.

Kejadian ini menyebabkan aktivitas warga terganggu, dan meski sudah dilaporkan ke pihak terkait, hingga kini belum ada respons resmi dari Pemerintah Daerah Manggarai Barat.

Kepala Desa Benteng Dewa Robertus Rianto Rahmat telah melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Badan Bencana Alam Daerah Kabupaten Manggarai Barat pada tanggal 22 Januari 2024 lalu. Namun hingga kini belum ada respons.

Dalam surat itu, Robertus menyebut akibat kejadian itu merugikan warga desa dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Yopi Widiyanti meminta pemerintah dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk segera menangani kejadian tersebut.

“Pemda harus cepat tanggap soal kejadian ini. Karena pemerintah desa sudah buat surat laporan resmi ke Badan Bencana Alam Daerah,” ujar Yopi kepada VoxNtt.com, Senin 27 Januari 2024

Apalagi jalan tersebut, kata Yopi, baru dibangun tahun 2024 lalu.

“Jalan ini akses atau penghubung menuju desa Nangabere, dan akibat banjir. Sekarang jalan ini putus total, kendaraan tidak bisa lewat,” tutup Yopi.

Penulis: Sello Jome

Desa Benteng Dewa Mabar Manggarai Barat Yopi Widiyanti
Previous ArticleRibuan Orang Ikut Natal Bersama Keluarga Kepulauan Alor Kupang
Next Article Haji Ramang Ishaka Bantah Tuduhan Perampasan Tanah dalam Pemberitaan Media

Related Posts

Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Manggarai Barat yang Rusak akibat Gempa

28 Agustus 2026

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.