Labuan Bajo, Vox NTT – Sebanyak 26 anak dari keluarga kurang mampu yang berasal dari Manggarai Barat dan sekitarnya mendapatkan layanan operasi bibir sumbing dan celah langit secara gratis di Rumah Sakit Umum Daerah Komodo.
Kegiatan operasi ini dimulai pada Jumat, 14 Februari 2025, dengan tahapan screening kesehatan, dilanjutkan dengan operasi pada Sabtu, 15 Februari 2025, dan observasi pada Minggu, 16 Februari 2025. Seluruh proses berjalan lancar tanpa hambatan.
Operasi gratis ini merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Yayasan Surabaya Cleft Lip and Palate Center, dan Smile Train Indonesia. Kegiatan serupa sebelumnya sudah dilaksanakan dua kali di Labuan Bajo.
Ketua Tim Medis Surabaya Cleft Lip and Palate Center, dr. Lobredia Zarasade mengatakan, pasien yang terlibat dalam operasi kali ini berusia mulai dari bayi berusia 3 bulan hingga remaja berusia 14 tahun.
Operasi dilakukan pada bagian bibir, langit-langit mulut, dan gusi, serta pada pasien yang memiliki celah di bagian hidung.
“Kami di sini untuk memperbaiki kondisi pasien yang baru pertama kali menjalani operasi atau yang sudah pernah menjalani operasi sebelumnya namun hasilnya kurang memuaskan. Kami akan memperbaiki dan merevisi hasil tersebut,” jelas dr. Lobredia kepada awak media pada Minggu, 16 Februari 2025.
Ketua panitia kegiatan, dr. James Soewardy, mengaku antusiasme masyarakat terhadap program operasi bibir sumbing ini sangat besar.
Namun, ia juga menyayangkan masih banyak pasien yang belum mendapatkan kesempatan untuk mengikuti bakti sosial kali ini.
“Banyak yang menghubungi kami, dan kami berencana untuk mengadakan kegiatan serupa di masa depan,” katanya.
James menjelaskan, saat operasi gratis sebenarnya masih banyak pasien yang ingin ikut, namun mereka terkendala oleh beberapa faktor, seperti masalah perjalanan dan kondisi kesehatan yang belum cukup fit untuk menjalani operasi.
Akibatnya, mereka memutuskan untuk menunda pelayanan bagi beberapa pasien yang belum dapat terlayani.
Penulis: Sello Jome