Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Penjabat Gubernur NTT Dorong Petani di Rote Ndao Manfaatkan Lahan Kosong
NTT NEWS

Penjabat Gubernur NTT Dorong Petani di Rote Ndao Manfaatkan Lahan Kosong

By Redaksi17 Februari 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Andriko Noto Susanto melakukan kunjungan ke Kabupaten Rote Ndao (Foto: Dio Ceunfin)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Pada 15 hingga 16 Februari 2025, Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Andriko Noto Susanto, melakukan kunjungan ke Kabupaten Rote Ndao untuk meninjau berbagai potensi daerah, termasuk sektor pertanian dan budi daya lobster.

Selama kunjungannya, Andriko mengingatkan masyarakat, terutama petani di Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, untuk memanfaatkan lahan kosong dengan menanam padi, jagung, dan tanaman hortikultura seperti bawang dan cabai.

Ia menekankan pentingnya pemanfaatan potensi lahan yang ada agar dapat mendukung program swasembada pangan yang digagas Presiden Indonesia, Prabowo, yang menginginkan negara ini tidak bergantung pada impor beras, melainkan mulai mengekspor pangan.

Andriko juga mengingatkan, keberhasilan swasembada pangan membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk TNI/Polri yang diminta untuk aktif mendukung sektor pertanian dan pangan.

Ia berharap dalam 2-3 tahun ke depan, Indonesia dapat mencapai swasembada pangan.

Selain itu, Andriko mengunjungi PT. Cakrawala Lautan Abadi (CLA) di Desa Pukuafu untuk melihat proses budidaya lobster yang berkembang pesat di Rote Ndao.

Ia memberikan apresiasi kepada Kabupaten Rote Ndao atas keberhasilannya mengembangkan lobster sebagai komoditas unggulan.

Ia juga menyebutkan bahwa lobster memiliki potensi besar sebagai pangan internasional.

Kunjungan berlanjut ke Desa Matasio, Kecamatan Rote Timur, di mana Andriko ikut serta dalam kegiatan penanaman padi bersama para petani.

Ia kembali mengimbau para petani untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan dan mengidentifikasi kebutuhan melalui proposal yang bisa diusulkan kepada pemerintah.

Proposal tersebut dapat mencakup permintaan benih, pupuk, alat pertanian, serta traktor dan pompa air, yang akan diberikan oleh pemerintah untuk mendukung produktivitas pertanian.

Andriko menegaskan pentingnya pertanian lokal untuk mendukung program makan bergizi gratis, yang membutuhkan sumber daya pangan yang cukup.

Ia berharap agar rantai pasokan pangan untuk program ini berasal dari hasil pertanian daerah setempat. [VoN]

Andriko Noto Susanto Penjabat Gubernur NTT Rote Ndao
Previous ArticleTPP ASN Pemkot Kupang Akan Dibayarkan Tepat Waktu
Next Article Pemerintah Mulai Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis di Enam Sekolah di Manggarai Barat

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.