Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Pemerintah Mulai Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis di Enam Sekolah di Manggarai Barat
KESEHATAN

Pemerintah Mulai Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis di Enam Sekolah di Manggarai Barat

By Redaksi17 Februari 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anak-anak saat makan bergizi gratis di SDN Labuan Bajo 2 pada Senin, 17 Februari 2025 (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai melaksanakan uji coba program makan bergizi gratis di enam sekolah yang ada di Kecamatan Komodo pada Senin, 17 Februari 2025.

Enam sekolah yang terpilih untuk menjadi lokasi uji coba ini antara lain SMP Negeri 1 Komodo, SDI Wae Mata, SDN Lancang, SDN Batu Cermin, SDN Labuan Bajo 2, dan SDIT Persaudaraan.

Kepala SDN Labuan Bajo 2, Klementina Jetia mengaku sangat antusias dan bersyukur karena sekolah mereka dipilih sebagai salah satu lokasi uji coba program makan bergizi gratis.

“Kami dari awal antusias dan bersyukur SD Labuan Bajo 2 dipilih sebagai penerima makanan siang bergizi. Ini sangat penting karena banyak anak-anak di sini berasal dari keluarga dengan latar belakang ekonomi menengah ke bawah, seperti anak-anak nelayan dan petani,” ujarnya kepada VoxNtt.com.

Klementina menjelaskan, meskipun tidak ada sendok yang disediakan selama proses makan, pihak sekolah tetap berupaya agar anak-anak dapat menggunakan sendok.

“Kami mengupayakan supaya anak-anak bisa menggunakan sendok, sebagian juga sudah mencuci tangan dengan bersih sebelum makan,” tambahnya.

Terkait dengan menu makanan, Klementina menyatakan, pihak sekolah menyesuaikan dengan yang disiapkan oleh penyedia makanan, karena sudah mengikuti standar yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Kami menyesuaikan saja dengan menu yang disediakan oleh penyedia karena SOP-nya sudah sesuai standar BPOM,” jelasnya.

Ada juga beberapa anak yang tidak dapat mengonsumsi makanan bergizi gratis tersebut karena mereka mengikuti pola makan vegetarian.

Klementina mengatakan, hal ini telah dilaporkan kepada pihak penyedia makanan.

“Tugas kami hanya melapor jika ada anak yang memiliki alergi atau mengikuti pola makan tertentu, dan kami sudah memverifikasi hal tersebut dengan setiap anak,” ujar Klementina.

Di SDN Labuan Bajo 2, jumlah siswa yang menerima makanan bergizi gratis adalah 491 orang, yang dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama diikuti oleh kelas 1 hingga kelas 3 sebanyak 270 siswa, sementara sesi kedua untuk kelas 4 hingga kelas 6 melibatkan 221 siswa.

Informasi yang dihimpun oleh VoxNtt.com menyebutkan, total ada 3.007 siswa yang menerima makan bergizi gratis di enam sekolah yang terlibat dalam program ini.

Jumlah distribusi per sekolah adalah sebagai berikut: SMP Negeri 1 Komodo 920 orang, SDI Wae Mata 571 orang, SDN Lancang 250 orang, SDN Batu Cermin 468 orang, SDN Labuan Bajo 2 502 orang, dan SDIT Persaudaraan 296 orang.

Penulis: Sello Jome

Labuan Bajo Mabar Manggarai Barat Program Makan Bergizi Gratis
Previous ArticlePenjabat Gubernur NTT Dorong Petani di Rote Ndao Manfaatkan Lahan Kosong
Next Article Pencarian Hari Kedua Warga Lembor Selatan yang Hilang Terseret Ombak Masih Nihil

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Laka Lantas di Ndoso-Manggarai Barat, Dua Korban Meninggal Dunia

8 Juli 2026

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.