Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kompak Indonesia Desak Audit Kasus Rumah Pejuang Timor Timur yang Retak Sebelum Serah Terima
NTT NEWS

Kompak Indonesia Desak Audit Kasus Rumah Pejuang Timor Timur yang Retak Sebelum Serah Terima

By Redaksi25 Februari 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Kompak Indonesia, Gabriel Goa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (Kompak) Indonesia, Gabriel Goa, mendesak dilakukan audit komprehensif terhadap proyek pembangunan rumah untuk Pejuang Timor Timur yang mengalami keretakan sebelum serah terima.

Gabriel menilai, pembangunan rumah yang seharusnya menjadi harapan bagi para Pejuang Timor Timur justru bermasalah dengan kerusakan pada bangunan fisiknya.

“Para Pejuang Timor Timur yang sudah lama menderita baik lahir maupun batin, jangan sampai semakin kecewa karena rumah yang mereka harapkan malah rusak sebelum diserahkan,” ujar Gabriel kepada media, Selasa, 25 Februari 2025.

Ia juga menyebut adanya dugaan kuat korupsi berjemaah dalam proyek tersebut, yang berpotensi merugikan para pengungsi.

Gabriel menyatakan dukungannya terhadap langkah Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT yang tengah menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek tersebut.

“Kami mendukung penuh Kejati NTT untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan yang lebih mendalam,” kata Gabriel.

Selain itu, Kompak Indonesia juga mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan melakukan supervisi dan pengawasan ketat terhadap penanganan kasus ini.

Gabriel mengajak solidaritas dari para pejuang anti korupsi dan media untuk mengawal proses hukum ini secara ketat dan memastikan para pelaku serta aktor intelektual di balik dugaan korupsi ini dapat ditangkap dan diadili. [VoN]

Baca di sini sebelumnya: Sidak Pembangunan Rusus Eks Tim Tim, Kejati NTT Temukan Kondisi Rusak Meskipun Belum Serah Terima

Gabriel Goa Kejati NTT Kompak Kompak Indonesia Rumah Pejuang Eks Timor Timur
Previous ArticleIjazah Siswa SMKN 1 Borong Terhambat: Kepala Sekolah Enggan Tandatangani, Warga dan Orangtua Kecewa
Next Article Hasil Sidang Etik Kasus Kekerasan Wartawan, Polisi Hendrik Dinyatakan Bersalah dan Melanggar Peraturan Polri

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.