Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Gubernur NTT Dukung Pengembangan Sepak Bola sebagai Industri
NTT NEWS

Gubernur NTT Dukung Pengembangan Sepak Bola sebagai Industri

By Redaksi8 Juli 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, menerima audiensi dari jajaran Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI NTT yang dipimpin oleh Ketua Chris Mboeik, pada Senin, 7 Juli 2025, di Ruang Kerja Gubernur
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, menerima audiensi dari jajaran Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI NTT yang dipimpin oleh Ketua Chris Mboeik, pada Senin, 7 Juli 2025, di Ruang Kerja Gubernur.

Pertemuan tersebut membahas arah pengembangan sepak bola di NTT, termasuk pelaksanaan kompetisi resmi PSSI 2025 dan peluang menjadikan sepak bola sebagai sektor industri yang mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua Asprov PSSI NTT, Chris Mboeik, mengungkapkan bahwa animo masyarakat NTT terhadap sepak bola sangat luar biasa. Menurutnya, apabila dikelola dengan serius dan profesional, sepak bola bisa menjadi sumber pemasukan baru bagi pemerintah daerah.

“Kalau ini bisa didorong menjadi industri dan dikelola dengan baik, maka akan menjadi sumber PAD bagi pemerintah daerah, tidak hanya dari tiket tapi juga dari pengelolaan parkir dan sektor lainnya,” ujar Chris.

Ia juga menekankan pentingnya turnamen seperti Soeratin Cup untuk menyemai bibit-bibit pesepak bola andal dari NTT.

“Turnamen ini perlu diperkuat, karena menjadi ajang pembinaan bagi pemain muda,” tambahnya.

Merespons hal itu, Gubernur Melki menyambut baik berbagai gagasan yang disampaikan oleh Asprov PSSI NTT.

Ia bahkan membuka kemungkinan agar Soeratin Cup disinergikan dengan Pemerintah Provinsi.

“Terkait Soeratin Cup, saya pikir saya setuju. Buat yang bagus. Kalau mau dibikin pakai Piala Gubernur pun boleh, Gubernur Soeratin Cup. Biar makin ramai,” kata Gubernur Melki.

Ia juga setuju bahwa sepak bola di NTT harus dipandang sebagai potensi industri.
Namun, Melki menekankan pentingnya pengelolaan yang profesional agar memberikan dampak nyata bagi para pelaku dan masyarakat luas.

“Euforia bola sudah ada, bisa dilihat dari turnamen antarnegara atau antarklub. Tiba-tiba semua orang menunjukkan dukungannya. Kalau bisa dibikin serius, saya pikir saya setuju. Tinggal atur teknisnya bagaimana, baik itu memenuhi ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan El Tari Memorial Cup (ETMC), Gubernur Melki menyatakan, penyelenggaraan tahun ini direncanakan kembali ke Kabupaten Ende. Ia meminta Asprov PSSI NTT untuk menetapkan parameter yang jelas bagi kabupaten/kota yang ingin menjadi tuan rumah ETMC.

Gubernur juga mengaitkan penyelenggaraan ETMC dengan kelanjutan euforia olahraga usai pelaksanaan Tour de eNTeTe, guna menjaga semangat olahraga di tengah masyarakat.

Gubernur Melki menegaskan kesiapan NTT untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Ia menyebut bahwa NTT bisa menjadi contoh nasional dalam memanfaatkan fasilitas yang sudah ada, termasuk yang berada di lingkungan kampus, sebagai bentuk efisiensi dalam persiapan even nasional.

“Kita bisa menjadi contoh bagaimana menyelenggarakan PON dengan pendekatan memanfaatkan sarana yang dimiliki. Ini akan menunjukkan bahwa kita bisa efisien dan tetap berkualitas,” tutup dia.

Penulis: Ronis Natom

Asprov PSSI NTT Chris Mboeik Gubernur NTT Melki Laka Lena
Previous ArticleSunday Market Kupang Catat Transaksi Rp252 Juta, Dorong UMKM Naik Kelas
Next Article Dukung Program Makan Bergizi Gratis di Manggarai Barat, Pemerintah Tambah Tiga Dapur

Related Posts

Gubernur NTT: Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo Butuh Penanganan Segera

19 Agustus 2026

Penanganan Gempa NTT Diperkuat, Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Utama

18 Agustus 2026

Pemprov NTT Fokus Evakuasi dan Selamatkan Korban Gempa Flores

15 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.