Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Sunday Market Kupang Catat Transaksi Rp252 Juta, Dorong UMKM Naik Kelas
Regional NTT

Sunday Market Kupang Catat Transaksi Rp252 Juta, Dorong UMKM Naik Kelas

By Redaksi8 Juli 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Peluncuran Program Saboak, akhir Juni lalu (Foto: Ronis Natom/ VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Program Sunday Market Buat Orang Kupang (SABOAK) yang digagas oleh Pemerintah Kota Kupang mulai menunjukkan hasil menggembirakan.

Sejak diluncurkan pada akhir Juni lalu, inisiatif ini terbukti mampu memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Bertempat di Taman Nostalgia, kegiatan yang digelar setiap akhir pekan ini mencatat total transaksi sebesar Rp252 juta hanya dalam dua minggu pelaksanaannya. Capaian ini menjadi indikator nyata bahwa program SABOAK berhasil memberdayakan UMKM secara efektif.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, mengungkapkan bahwa pada minggu pertama pelaksanaan, sebanyak 50 UMKM yang berpartisipasi berhasil meraih omzet hingga Rp100 juta.

Sementara pada minggu kedua, jumlah transaksi melonjak tajam menjadi Rp152 juta, seiring dengan meningkatnya partisipasi pelaku usaha.

“Antusiasme pelaku UMKM terus bertambah. Saat ini sudah lebih dari 200 UMKM yang mendaftar untuk ikut serta. Kami akan mengatur penjadwalan sebaik mungkin agar setiap peserta mendapat kesempatan yang adil,” ujar Serena saat ditemui pada Minggu, 6 Juli 2025.

Pemerintah Kota Kupang, lanjut Serena, berkomitmen untuk terus memperbaiki penyelenggaraan Sunday Market, termasuk dalam hal penataan parkir dan penyediaan fasilitas pendukung guna menciptakan kenyamanan bagi pengunjung.

Menariknya, program SABOAK tidak hanya menjadi ajang jual beli, tetapi juga memberikan fasilitas bagi pelaku UMKM untuk mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) secara langsung di lokasi acara.

Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Kupang untuk mendorong legalisasi UMKM hingga ke tingkat RT dan kelurahan.

Meski belum menggunakan anggaran khusus dari APBD, Pemkot Kupang berencana mengusulkan agar kegiatan ini masuk dalam skema pembiayaan daerah. Dukungan dari berbagai pihak juga terus mengalir.

Awalnya hanya didukung oleh Bank Indonesia dan BRI, kini Bank Mandiri, BNI, dan lembaga perbankan lainnya turut bergabung untuk mendukung keberlanjutan program ini.

Ke depan, UMKM peserta juga akan mendapat pelatihan dari Dinas Pariwisata dan instansi teknis lainnya guna meningkatkan kualitas serta kemasan produk.

Serena mencontohkan konsep booth kreatif seperti di Denpasar, Bali, yang tak hanya menjual produk, tetapi juga menampilkan kisah di balik proses pembuatannya.

“Pendekatan ini mampu membangun ikatan emosional antara konsumen dan produk lokal. Ini yang ingin kami dorong agar UMKM di Kupang lebih dihargai dan berdaya saing,” jelasnya.

Dengan semangat kolaboratif dan pembinaan yang terus ditingkatkan, program SABOAK diharapkan menjadi lokomotif baru penggerak ekonomi rakyat, sekaligus ikon belanja akhir pekan yang menyenangkan di Kota Kupang.

Jika Anda ingin versi singkat atau versi berita untuk media sosial, saya juga bisa bantu menyusunnya.

Penulis: Ronis Natom

Kota Kupang SABOAK Serena Cosgrova Francis Serena Francis Wakil Wali Kota Kupang
Previous ArticleKomunitas Ruteng Runners Siap Gelar “Fun Run 2025”
Next Article Gubernur NTT Dukung Pengembangan Sepak Bola sebagai Industri

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.