Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sport»Ketua Umum TI NTT: Kami Tidak Pernah Diberi Tahu Soal Dikeluarkannya Atlet dari SKO
Sport

Ketua Umum TI NTT: Kami Tidak Pernah Diberi Tahu Soal Dikeluarkannya Atlet dari SKO

By Redaksi12 Juli 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Pengprov TI NTT Fransisco Bessi (mengenakan selendang) (Foto: Dok. Pribadi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Nusa Tenggara Timur (NTT), Fransisco Bessi menyatakan, pihaknya tidak mengetahui sama sekali terkait dikeluarkannya salah satu atlet taekwondo asal Kota Kupang dari Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) NTT pada awal Juli lalu.

“Saya sebagai Ketua Umum Pengprov TI NTT sama sekali tidak pernah diberitahu ataupun mengetahui hal ini,” ujar Fransisco kepada VoxNtt.com, Sabtu, 12 Juli 2025 sore.

Fransisco menjelaskan, informasi mengenai dikeluarkannya atlet bernama Fernando Tibo Olla tersebut justru baru diketahuinya dari pemberitaan media.

“Kami mengetahuinya melalui media setelah diangkat,” katanya.

Sebagai Ketua Umum, Fransisco atau yang akrab disapa Sisco menilai, seharusnya SKO yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi NTT dapat meniru pola koordinasi yang selama ini diterapkan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) NTT.

“Dispora NTT apapun kegiatan yang berkaitan dengan cabang olahraga dan atlet selalu melibatkan Cabor,” ujarnya.

Menurut Sisco, Dispora NTT selalu mengedepankan musyawarah bersama jika ada permasalahan yang menimpa atlet.

Ia menilai hal ini merupakan pendekatan yang lebih baik dan solutif.

“Kita duduk bersama untuk mencari solusi dan jalan yang terbaik. Ini contoh yang baik dan harus diterapkan. Saya bersyukur media mengangkat hal ini sehingga menjadi terang benderang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sisco mendesak agar Komisi V DPRD NTT segera mengambil langkah dengan memanggil semua pihak yang terlibat untuk dimintai keterangan.

Ia berharap Komisi V dapat mendengarkan penjelasan secara langsung dari berbagai pihak, mulai dari atlet yang bersangkutan, orang tua, pihak SKO, cabang olahraga, dinas terkait, hingga kepala sekolah.

“Supaya masalah ini menjadi clear dan tidak menjadi opini liar di masyarakat,” imbuhnya.

Penulis: Ronis Natom

Fransisco Bessi Taekwondo Taekwondo NTT
Previous ArticleReses di Sikumana, Muhamad Ansor Ajak Masyarakat Dukung Program Sampah Wali Kota Kupang
Next Article Mahasiswa Desak Polres Matim Percepat Penyelidikan Kasus Pengeroyokan di Pota

Related Posts

Bursa Calon Ketua  Taekwondo NTT Menghangat, Empat Nama Mencuat Jelang Musprov 2026

2 Maret 2026

Ridwan Sujana Angsar Maju di Bursa Ketua Umum Taekwondo NTT Jelang Musprov

2 Maret 2026

PBVSI NTT Siapkan Program Pembinaan Usai Voli Indoor Ditetapkan Dipertandingkan di PON 2028

28 Februari 2026
Terkini

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Memburu “Hantu”, Memukul Manusia, dan Psikologi Sosial

6 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.