Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Mahasiswa Desak Polres Matim Percepat Penyelidikan Kasus Pengeroyokan di Pota
HUKUM DAN KEAMANAN

Mahasiswa Desak Polres Matim Percepat Penyelidikan Kasus Pengeroyokan di Pota

By Redaksi13 Juli 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi pengeroyokan (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNTT.com – Sejumlah mahasiswa di Desa Nanga Mbaur, Kecamatan Sambi Rampas, mendesak Polres Manggarai Timur (Matim) agar mempercepat penyelidikian kasus dugaan pengeroyokan yang terjadi di Pota, tepatnya di dekat Pantai Watu Pajung pada Selasa, 2 April 2025.

Penyelidikan kasus ini dianggap jalan di tempat, padahal telah dilaporkan korban Subhanudin dan Sulaiman sehari setelah kejadian, pada Rabu, 3 April 2025 lalu.

Dalam laporan kepolisian tercatat kasus ini masuk dalam surat laporan polisi nomor: LP/B/67/IV/2025/SPKT Polres Manggarai Timur/Polda NTT.

Mahasiswa asal Desa Nanga Mbaur, Sugianto, mendesak Polres Manggarai Timur agar segera memanggil saksi, terlapor, dan terduga pelaku untuk dimintai keterangan demi kelancaran dan penyelesaian proses hukum yang sedang berjalan.

Sugianto berkata, Polres Matim harus memegang teguh prinsip “Polri Presisi” yang menjadi wish commander Kapolri Jendral Polisi Listiyo Sigit Prabowo.

Karena itu pihaknya berharap polisi responsif terhadap laporan pengeroyokan sebagai bentuk aktualisasi nilai Presisi.

“Tagline “Polri untuk Masyarakat” harusnya menjadi acuan sikap aparat kepolisian agar cepat menangani kasus horizontal ini,” kata Sugianto, Sabtu, 12 Juli 2025 malam.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Matim, Ipda Zacky saat dihubungi VoxNtt.com mengatakan bahwa kasus tersebut sedang dalam proses lidik.

Ia juga akan memerintahkan angotanya untuk mempercepat hasil penyelidikan dan penyidikan agar menjamin akuntabilitas dan transparansi proses penanganan laporan itu.

“Beta sudah push anak-anak untuk percepat. Makasih infonya kaka, nanti saya akan kasih SP2HP ke korban,” ungkap Zacky.

Untuk diaketahui, kejadian tersebut bermula saat pelapor sedang berjalan di pinggir pantai menggunakan sepeda motor.

Tiba-tiba ia dibentak oleh teman terlapor. Lalu ia memarkirkan motor dan bertanya kepada orang yang membentaknya.

Pada saat itu pelapor dipukul di bagian belakang kepala oleh terlapor. Lalu, dilanjutkan dengan teman-teman terlapor yang datang dan langsung mengeroyok pelapor hingga terjatuh ke tanah.

Penulis: Berto Davids

Kapolres Matim Manggarai Timur Matim Polres Manggarai Timur Polres Matim
Previous ArticleKetua Umum TI NTT: Kami Tidak Pernah Diberi Tahu Soal Dikeluarkannya Atlet dari SKO
Next Article Angkut BBM Pertalite, Mobil Pikap di Nagekeo Terbakar

Related Posts

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Mantan Kadis DP3AKB Manggarai Timur Diperiksa Kejari Manggarai Terkait Dugaan Korupsi Anggaran

22 Juni 2026

Kasus Dugaan Korupsi RSU Undana Kupang Naik ke Tahap Penyidikan

18 Juni 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.