Ruteng, VoxNTT.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Manggarai mencatat sedikitnya ada 16 kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang terjadi sampai pertengahan tahun 2025.
Kasat Lantas Polres Manggarai, AKP Sandy Humisar Sibarani menyebut, dari total 16 lakalantas itu, 6 orang di antaranya meninggal dunia.
Data tersebut, kata dia, dihitung dari Januari sampai Agustus 2025
Baru-baru ini terjadi kecelakaan tragis menabrak mobil yang parkir di badan jalan.
Karena itu ia mengimbau masyarakat atau pengendara agar lebih waspada dan berhati-hati dalam berkendara.
“Kecelakaan tragis itu yang menabrak mobil dari belakang, korban langsung tewas. Karena itu kami mengimbau lebih berhati-hati,” kata Sandy, Rabu 13 Agustus 2025.
Faktor penyebab paling tinggi menurut dia adalah pengendara mengendarai kendaraan dengan mabuk minuman keras (Miras) ditambah tidak mengenakan helm dan faktor lainya.
Sehingga dalam upaya menekan kasus lakalantas, pihaknya kini meningkatkan patroli baik siang maupun malam hari.
Patroli ini untuk menertibkan aksi balap liar dan juga kendaraan-kendaraan besar yang parkir di badan jalan, serta kelengkapan pengendara dalam mengendarai kendaraan.
Sebelumnya Satlantas Polres Manggarai juga mengambil langkah tegas untuk mengantisipasi balap liar yang kerap meresahkan warga di Kota Ruteng.
Kegiatan patroli ini dilakukan dalam rangka menjaga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Patroli ini dipimpin oleh Bripka Dedi Burik, bersama Brigpol Ariawan, Briptu Catra, dan Bripda Budiman
Bripka Dedi Burik mengatakan, fokus utama kegiatan patroli ini adalah mengantisipasi aksi balap liar oleh pengendara sepeda motor, serta penertiban parkir liar atau terminal bayangan untuk kendaraan roda empat hingga roda 8 yang menggunakan badan jalan secara sembarangan.
Selain itu, personel juga melakukan penindakan terhadap pengendara yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, yang kerap mengganggu kenyamanan dan ketertiban umum.
Dalam kegiatan tersebut, kata Dedi, petugas juga memberikan himbauan lalu lintas secara humanis kepada para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, tidak parkir sembarangan di badan jalan, dan tidak menggunakan kendaraan yang dimodifikasi secara ilegal.
“Tujuan dari patroli ini adalah untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, mencegah pelanggaran, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas yang aman dan tertib,” ungkapnya.
Dia berharap melalui kegiatan preventif dan edukatif seperti ini, masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan raya demi kepentingan orang banyak.
Sementara itu, Wilibrodus Min, warga Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai menyampaikan apresiasi kepada pihak Satlantas Polres Manggarai.
Menurut Wilibrodus, penertiban parkiran liar atau terminal bayangan di kota Ruteng, ibukota Kabupaten Manggarai sangat dibutuhkan.
Pasalnya, akhir-akhir ini meraknya terjadi kecelakaan lalu lintas di beberapa titik yang menjadi sentral parkiran liar.
Bukan hanya itu, Wilibrodus mengungkapkan, aksi ugal-ugalan pengendara motor sering terjadi dan sangat mengganggu pengguna jalan lainnya.
Ia pun meminta pihak Polres Manggarai untuk terus berupaya melakukan operasi malam.
“Saya mendapatkan informasi bahwa kecelakaan lalu lintas di Ruteng disebabkan beberapa hal, yakni parkiran liar dan ugal-ugalan dari pengendara. Sehingga operasi penertiban lalu lintas sangat dibutuhkan,” tutupnya.
Penulis: Berto Davids

