Labuan Bajo, VoxNTT.com – Serikat Sabda Allah (Societas Verbi Divini/SVD) resmi membuka rangkaian Perayaan Yubileum 150 Tahun di Lapangan Sepak Bola SMAK St. Ignatius Loyola, Labuan Bajo.
Acara pembukaan berlangsung meriah dan penuh makna, dihadiri ratusan umat serta tamu undangan dari berbagai daerah.
Perayaan yang ditandai penampilan marching band SMP Arnoldus Jansen Labuan Bajo ini menjadi simbol perjalanan panjang SVD sejak berdiri di Steyl, Belanda pada tahun 1875 hingga kini menjangkau umat di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Mewakili Dewan Provinsial Ruteng, Pater Fabi dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas karya besar Allah melalui SVD sejak didirikan oleh Santo Arnoldus Jansen.
“Tema Yubileum tahun ini ialah ‘Witnessing to the Light from Everywhere for Everyone’ (Bersaksi tentang Terang dari mana saja, untuk siapa saja). Ini mengingatkan kita bahwa misi SVD adalah panggilan universal: menghadirkan Kristus Sang Terang di manapun dan bagi siapa pun,” jelasnya.
Sejak masuk ke Indonesia tahun 1913, SVD telah memberi kontribusi besar melalui pelayanan pastoral, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat. Di Nusa Tenggara khususnya, jejak misioner SVD nyata dirasakan lintas generasi dan lintas agama.
Jejak Sejarah dan Spirit Misioner
Doa pendiri SVD, Santo Arnoldus Jansen, “Semoga kegelapan dosa dan malam ketidakpercayaan lenyap di hadapan Terang Sabda dan Roh Kasih Karunia, dan semoga Hati Yesus hidup dalam hati semua orang”, hingga kini terus menjadi inspirasi ribuan misionaris di seluruh dunia.
Selain para imam, Arnoldus juga mendirikan dua kongregasi suster, yaitu SSpS (Suster Abdi Roh Kudus) dan SSpSAP (Suster Penyembah Abadi), yang turut berkarya di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan perempuan.
Di tengah dinamika Labuan Bajo sebagai destinasi wisata dunia, Yubileum ini menjadi momen istimewa untuk memperbarui semangat misioner: keluar, bersaksi, dan membangun harapan.
“Semoga perayaan sejak tanggal 19 sampai 23 Agustus ini menjadi sarana untuk memperdalam iman mempererat persaudaraan dan memperbaharui panggilan misioner kita,” pungkas Pater Fabi.
Sementara itu Ketua Panitia Yubileum Yohanes Hani mengatakan SVD saat ini menikmati buat perjuangan panjang hingga 150 tahun.
“Dulu SVD serba kekurangan, kini kita menikmati buah perjuangan panjang hingga 150 tahun. Semangat para pendiri harus terus kita gelorakan bagi anak cucu kita,” ujar Pater Fabi.
Ia menjelaskan, rangkaian perayaan Yubileum akan berlangsung selama lima hari, 19-23 Agustus 2025, dengan sejumlah agenda utama.
Pentas seni budaya dan pameran UMKM setiap malam pukul 19.00–22.00 Wita.
Misa Syukur Yubileum, puncak perayaan pada Jumat, 22 Agustus 2025 pukul 17.00 Wita, dipimpin langsung oleh Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, Pr.
Panggung budaya turut menampilkan kekayaan seni tradisional Manggarai dan Flores, termasuk kelompok seni Niang Tana dari Maumere.
Perpaduan iman dan budaya ini menegaskan semangat misioner SVD: menghadirkan Kristus dalam konteks kehidupan nyata umat.
Penulis: Sello Jome

