Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jelang Momen ‘Sambut Baru’ Anaknya, Mesin Bor Akhiri Hidup Pria Asal Mauponggo – Nagekeo
Regional NTT

Jelang Momen ‘Sambut Baru’ Anaknya, Mesin Bor Akhiri Hidup Pria Asal Mauponggo – Nagekeo

By Redaksi21 Agustus 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Imam Katolik dan keluarga saat upacara penguburan almarhum Vinsensius Kopo, Rabu, 20 Agustus 2025 di Batawa, Desa Wolokisa, Kecamatan Mauponggo (Foto: Patrianus Meo Djawa/ VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, VoxNTT.com – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Vinsensius Kopo (40), warga Batawa, Desa Wolokisa, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo.

Vinsensius dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat mesin bor tangan di dapur rumahnya sendiri pada Senin, 18 Agustus 2025, sore.

Sebelum dimakamkan, pada Rabu, 20 Agustus 2025 kemarin, keluarga sempat menyaksikan darah segar keluar dari hidung dan telinga almarhum.

Jenazah kemudian dikebumikan di dekat pusara ibundanya, persis di samping rumah keluarga.

Hingga kini, pihak keluarga masih belum mengetahui secara pasti penyebab kematian mendadak tersebut.

Salah satu kerabat menceritakan, peristiwa itu terjadi ketika keluarga tengah sibuk mempersiapkan bale-bale untuk perayaan penerimaan sakramen komuni pertama anak Vinsensius yang dijadwalkan akan digelar pada 30 Agustus 2025 mendatang.

Sore itu, Vinsensius dan istrinya sebenarnya hendak berangkat ke Mbay untuk mengundang keluarga besar yang lain untuk menghadiri acara tersebut.

Namun, sembari menunggu sang istri bersiap-siap, ia sempat memberi makan ternak babi, lalu menghampiri para sepupu yang sedang bekerja di dapur.

Melihat sepupunya menggunakan mesin bor, Vinsensius penasaran dan mencoba memegang alat tersebut. Kakak sepupunya, Alfons Pisu, bahkan sempat melarang ketika ia hendak mengambil bor.

Namun nahas, saat Alfons mencolokkan kabel daya ke stopkontak, mesin bor yang digenggam Vinsensius langsung hidup.

Kaget, tubuhnya pun terpental ke belakang dan diduga sempat membentur tiang bambu. Meski sempat bangun, tak lama kemudian ia kembali jatuh tengkurap dan tak sadarkan diri.

Keluarga segera melarikan Vinsensius ke Puskesmas Maukeli, namun nyawanya sudah tidak tertolong. Awalnya, mereka menduga almarhum meninggal akibat sengatan listrik.

Namun dugaan itu diragukan setelah pemilik mesin bor, Adi Gula, mencoba menyalakan alat tersebut dan berfungsi normal tanpa masalah.

Vinsensius meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.

Penulis: Patrianus Meo Djawa

Kabupaten Nagekeo Nagekeo Puskesmas Maukeli
Previous ArticleJaksa Jadwalkan Pemeriksaan Ketua Panitia Pembangunan Gedung FKKH Undana yang Mangkrak
Next Article Berkas Perkara Kasus Dugaan Penelantaran Istri oleh DPRD Kota Kupang Dilimpahkan ke Kejati NTT

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.