Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Profil Desa Lembur, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur
VOX DESA

Profil Desa Lembur, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur

By Redaksi30 Agustus 20254 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kantor Desa Lembur, Kecamatan Kota Komba Kabupaten Manggarai Timur (Foto: Staf Desa Lembur)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNTT.com – Profil desa merupakan gambaran menyeluruh mengenai kondisi geografis, demografis, sosial, ekonomi, serta potensi dan permasalahan yang ada di suatu desa.

Informasi ini tidak hanya penting bagi pemerintah desa dan warga setempat, tetapi juga sangat bernilai bagi publik secara luas, termasuk investor, peneliti, LSM, dan pemerintah di tingkat yang lebih tinggi.

Mengetahui profil desa membantu publik memahami karakteristik dan kebutuhan desa secara objektif. Ini menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan, penyaluran bantuan, dan pemberdayaan masyarakat yang tepat sasaran.

Selain itu, keterbukaan data desa juga mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan dan pengambilan keputusan, sebagai wujud dari transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa.

Di era digital seperti sekarang, keterbukaan informasi melalui profil desa juga membuka peluang kerja sama lintas sektor. Investor atau pelaku usaha bisa mengetahui potensi ekonomi desa seperti pertanian, pariwisata, atau kerajinan lokal.

Lembaga pendidikan dan peneliti bisa menjadikannya sebagai sumber data awal untuk studi lebih lanjut. Bahkan diaspora desa pun bisa lebih mudah terhubung dengan perkembangan kampung halamannya.

Dengan demikian, publikasi dan pemutakhiran profil desa secara berkala adalah langkah strategis dalam membangun desa yang inklusif, transparan, dan berdaya saing.

Berikut redaksi Vox NTT menyajikan profil Desa Lembur, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur:

1. Data Umum

  • Desa: Lembur
  • Kecamatan: Kota Komba
  • Kabupaten: Manggarai Timur
  • Provinsi: Nusa Tenggara Timur

Letak Geografis
Batas Wilayah:

  • Utara: Berbatasan Dengan Desa Ruan dan Pong Ruan
  • Selatan: Berbatasan dengan Kelurahan Rongga Koe, Desa Bamo dan Kelurahan Tanah Rata
  • Timur: Berbatasan dengan dengan Desa Mbengan
  • Barat: Berbatasan Dengan Desa Ruan dan Kelurahan Kota Ndora Kecamatan Borong

Luas Wilayah 622 Ha

  • Luas Lahan Pemukiman: 112 Ha
  • Luas Lahan Persawahan: 318 Ha
  • Luas Lahan Perkebunan: 136 Ha
  • Luas Lahan Perkuburan: 25 Ha
  • Luas Lahan Perkantoran: 16 Ha
  • Luas Lahan Prasarana Umum lainnya: 15 Ha

Topografi Desa Lembur berada di Dataran

Potensi Desa Lembur

  • Desa Lembur memiliki potensi di bidang pertanian dan komoditas perkebunan
  • Sumber air bersih yang dimanfaatkan oleh masyarakat berupa saluran pipanisasi yang dikelola oleh Desa, dan sumur bor yang dibangun dari Dana Desa tahun Anggaran 2024.
  • Ada juga sebagian kecil kampung di Desa Lembur memanfaatkan air minum bersih yang bersumber dari sungai.
  • Di saat musim kemarau tiba, sumber air bersih masyarakat menjadi kendala,yang disebabkan oleh debit air berkurang atau menurun.

Jarak tempuh menuju kota kecamatan 30 KM
Jarak Tempuh menuju Kota Kabupaten 30 KM.

Populasi Peternakan:

  1. Sapi 20 Ekor
  2. Kerbau 30 Ekor
  3. Babi 725 Ekor
  4. Kuda 20 Ekor
  5. Kambing 100 Ekor
  6. Ayam Kampung 2.500 Ekor
  7. Bebek 50 Ekor
  8. Anjing 700 Ekor
  9. Kucing 100 Ekor

2. Demografi

  • Jumlah Penduduk Desa Lembur 3.781
  • Laki-Laki: 1.743
  • Perempuan: 2.038
  • Jumlah KK: 896

Komposisi Usia:

  • Anak-Anak: 1.067
  • Usia Produktif: 2.071
  • Lansia: 643

Tingkat Pendidikan:

  • Tamat SD: 1.150
  • Tamat SMP: 445
  • Tamat SMA: 625
  • Tamat Perguruan Tinggi:160

Struktur pekerjaan:

  • Buruh Tani: 800
  • PNS: 34
  • Pedagang Keliling: 7
  • Montir: 4
  • Bidan Swasta: 4
  • Pensiunan PNS TNI/POLRI: 17
  • Pengusaha Kecil dan Menengah: 42

Total Penduduk menurut mata pencaharian pokok: 908

3. Sosial Budaya

  • Agama Katolik: 3776
  • Agama Protestan: 5

Adat istiadat dan tradisi:

  • Ritus Adat Kelahiran (Wa’ung Woza Laka) Pernikahan (Pange Weki) Kematian
    (Kelas/Kenduri) Penti, Saka, Wela Poong.
  • Bahasa yang digunakan sehari hari Bahasa daerah yakni Bahasa Manus dan Wolos
  • Organisasi Masyrakat: Lembaga Adat
  • Organisasi Keagamaan: OMK, THS-THM dan
  • Organisisi Kelompok Doa Yaitu Legio Maria

4. Ekonomi Potensi

  • Ekonomi Unggulan: Padi, Kakao, Kemiri, Cengkih, Fanili, dan ternak

5. Pemerintahan Desa

  • Kepala Desa: Yohanes Baos
  • Sekretaris Desa: Arkadius Hambur
  • Jumlah Perangkat Desa: 8 Orang
  • Jumlah BPD: 9 Orang

6. Peraturan Desa

  • Peraturan Desa berupa: Perdes RPJMDes, Perdes RKPDes, Perdes APBDes, Perdes BUMDes

7. Dana Desa Tahun Anggaran 2025

  • Dana Desa (DD) Rp1.147.190.000
  • Alokasi Dana DesaRp.405.067.000
  • Dana bagi Hasil Pajak dan Rp27.498.100 Retribusi Daerah

BUMDes dan Koperasi Merah Putih

Kepala Desa Lembur, Yohanes Baos, menyampaikan bahwa Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lembur dibentuk pada Tahun Anggaran 2025 melalui mekanisme musyawarah desa yang melibatkan berbagai unsur dari tingkat desa hingga kabupaten.

“Pada Tahun 2025 ini juga BUMDES sudah mendapatkan persetujuan nama bumdes yang diusulkan melalui portal kementerian hukum dan HAM dengan Nama Bumdes: BUMDes LEMBUR BERSERI,” kata Yohanes.

Ia menambahkan, nama tersebut disepakati dalam musyawarah desa. Selaras dengan program Ketahanan Pangan dan amanat Peraturan Menteri Desa PDT Nomor 2 Tahun 2024 serta Keputusan Menteri Desa PDT Nomor 03 Tahun 2025, BUMDes menjadi pelaksana program ketahanan pangan desa. Tujuannya adalah memperkuat produksi pangan lokal, mengurangi ketergantungan pasokan luar, serta meningkatkan ekonomi desa.

Adapun alokasi dana ketahanan pangan Desa Lembur tahun 2025 sebesar Rp229.438.000.

Terkait pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Yohanes menjelaskan bahwa proses pendiriannya mengikuti tahapan sesuai Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.

“Harapan Pemerintah Desa dan Masyarakat, dengan terbentuknya koperasi desa merah putih ini dapat mengoptimalkan potensi lokal dengan memanfaatkan sumber daya serta penyediaan layanan terpadu pada jenis gerai usaha,” pungkasnya.

Hingga saat ini, Koperasi Desa Merah Putih Lembur telah memiliki pengurus, akta notaris, NIB, NPWP, dan rekening bank.

Penulis: Ronis Natom

Desa Lembur Kabupaten Manggarai Timur Kecamatan Kota Komba Manggarai Timur Matim
Previous ArticleBUMDes Mitra Bersama Resmi Luncurkan Green House Hijau Lestari Hidroponik di Desa Batu Cermin
Next Article Undana Wisuda 1.462 Mahasiswa, Ratusan Belum Bisa Terima Ijazah

Related Posts

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Memburu “Hantu”, Memukul Manusia, dan Psikologi Sosial

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.