Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pemda Manggarai Bangun Belasan Proyek Drainase Kota Gunakan DAU Rp2 Miliar
Regional NTT

Pemda Manggarai Bangun Belasan Proyek Drainase Kota Gunakan DAU Rp2 Miliar

By Redaksi23 September 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Manggarai di Ruteng (Foto: Berto Davids/Voxntt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) tahun ini membangun sedikitnya belasan drainase perkotaan di beberapa titik dalam kota Ruteng.

Belasan paket drainase tersebut lebih banyak tersebar di Kecamatan Langke Rembong dan satu paket lainnya di Kecamatan Reok.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PU Kabupaten Manggarai, Agustinus Kanar menyebut, total keseluruhan dari belasan drainase perkotaan yang dibangun itu sebanyak 17 paket.

Dari total 17 paket drainase, kata Agus, ada 9 paket yang dibangun secara permanen dari awal dan ada 8 paket yang sifatnya rehabilitasi.

“Jadi rinciannya ada 9 paket yang kita bangun dari awal dan 8 paket yang sifatnya hanya rehab atau pemulihan kembali. Semua tersebar di dalam Kota Kecamatan Langke Rembong, kecuali satu yang di Reok, depan Rumah Sakit Pratama,” jelas Agus ditemui Voxntt.com di Ruteng, Senin, 22 September 2025.

Menurut Agus, pembangunan drainase perkotaan ini sangat penting untuk tetap menjaga infrastruktur jalan tetap aman dan mengurangi potensi dampak pemukiman, seperti banjir, terutama di beberapa titik dalam Kota Ruteng dan Kecamatan Reok.

Lebih lanjut Agus menyebut, anggaran yang digelontorkan dalam proyek pembangunan drainase itu bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) berjumlah Rp2 miliar lebih.

Anggaran DAU Rp2 miliar lebih itu, tambah Agus, sudah termasuk dalam pembiayaan konsultan pengawas.

Pembiayaan untuk konsultan pengawas bertujuan agar mendapatkan jasa mereka secara profesional selama proses pengerjaan drainase, baik melalui sistem kontrak maupun sistem pembayaran tertentu.

Agus pun merinci, dari total Rp2 miliar lebih itu masing-masing Rp1.310.000.000 untuk 9 paket drainase yang dibangun dari awal dan Rp776.427.000 untuk 8 paket yang sifatnya rehabilitasi.

“Anggaran Rp.2 miliar lebih itu sudah ada masing-masing rinciannya. Yang paling banyak untuk 9 paket drainase, yakni Rp1 miliar lebih, termasuk yang sedang dibangun di kawasan Rumah Sakit Pratama Reo dengan nilai kontrak sekitar Rp400- an juta,” sebut Agus.

Diharapkan pembangunan drainase ini sesuai tepat waktu sesuai kalender kerja.

Penulis: Berto Davids

Dinas PUPR Manggarai Kabupaten Manggarai Manggarai
Previous ArticleRektor Undana Dijadwalkan Diperiksa dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek Rp48,6 Miliar
Next Article Suara Tangisan Muncul di Kali Lowo Koke Hebohkan Warga Wolosambi

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kecelakaan Lalu Lintas

24 Juni 2026

Rokok Ilegal Humer Diduga Kuasai 50 Persen Pasar Manggarai, Bea Cukai Turunkan Tim Penindakan

19 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.