Ende, VoxNTT.com – Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende (STIPAR Ende) sukses menggelar kompetisi nasional karya tulis ilmiah berbasis jurnal mahasiswa dalam rangka perayaan Dies Natalis tahun 2025.
Kompetisi ini menjadi wadah akademik bagi mahasiswa dari berbagai Sekolah Tinggi Pastoral di Indonesia untuk menyampaikan gagasan reflektif dan solutif atas isu-isu pastoral kontemporer.
Ketua Dewan Juri, Anselmus DW Atasoge mengungkapkan, tema besar yang diangkat tahun ini adalah “Pastoral Transformatif dalam Menjawab Tantangan Zaman.”
Para peserta diajak mengeksplorasi beragam subtema, seperti ekoteologi, spiritualitas cinta, pendidikan lintas iman, dan pemikiran inklusif.
“Kami ingin gagasan-gagasan transformatif dari mahasiswa dapat bertemu dan bertumbuh. Setiap tulisan yang dihasilkan semoga menjadi benih perubahan sosial yang mengakar pada nilai-nilai pastoral, spiritualitas, dan solidaritas kemanusiaan lintas tradisi,” tegas Anselmus.
Kompetisi ini diikuti oleh tim-tim mahasiswa aktif dari berbagai institusi, dengan masing-masing tim beranggotakan tiga hingga lima orang.
Karya yang dikumpulkan dinilai secara ketat dan objektif oleh tim juri berdasarkan tujuh komponen utama yakni, kualitas bahasa ilmiah, sistematika penulisan, keaslian gagasan, kreativitas dan dampak, kelayakan implementasi, kekinian topik, serta relevansi pastoral dan sosial.
Berikut hasil kompetisi karya tulis ilmiah mahasiswa tingkat nasional dalam rangka Dies Natalis STIPAR Ende 2025:
Juara Pertama: Tim dari STP Dian Mandala Gunungsitoli dengan karya “Harmoni Iman dan Alam: Ekoteologi Katolik dalam Ritual Wangamoni’o Panen Padi di Nias”.
Artikel ini ditulis oleh Yasman Handayani Lase, Selvianti Dachi, Ester Fosumange Laia, Rosalia Gulo, dan Yohanes Jok Pendopo Laoli. Mereka berhasil meraih total nilai 1.190.
Juara Kedua: Tim dari Universitas Katolik Weetebula, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT, melalui karya “Kasih sebagai Inti Pelayanan Pastoral terhadap Ana Weli Dana”.
Ditulis oleh Imelda Vitrisia Lede, Giovanca Yusmardinca Utomo, Maria Imakulata Tamo Ina, dan Anjela Putri Umbu Pati, karya ini memperoleh nilai 1.085.
Juara Ketiga: Tim dari STIPAR Ende dengan karya “Panggilan Iman Atas Kerusakan Akibat Pestisida di Warikeo dan Relevansinya dengan Kitab Zakharia 8:12”. Ditulis oleh Alfianus Ruba, Anselmus N. Halek, dan Kristoforus Wode, karya ini meraih nilai 1.080.
Peringkat Keempat: Kembali diraih oleh STP Dian Mandala Gunungsitoli dengan karya “Strategi Implementasi Kurikulum Cinta di Sekolah Tinggi Pastoral Dian Mandala Gunungsitoli” oleh Putranias Zebua, Anisa Putri Hulu, Yessi Florentina Pasaribu, dan Anastasia Lamaria, dengan total nilai 1.075.
Peringkat Kelima: Tim Universitas Katolik Weetebula dengan karya “Pastoral Ekologis Berbasis Kearifan Lokal dalam Ritual Mori Loda”, ditulis oleh Mardiana Wada Mali, Melkianus Asterius Bili, Gabriela Sofiani Seingo, Ernesta Harabi Djera, dan Marlince Deke. Total nilai yang diperoleh adalah 1.045.
Peringkat Keenam: Diraih oleh STIPAR Ende melalui karya “Peran Mahasiswa STIPAR sebagai Agen Pastoral dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan: Studi Intervensi Sosialisasi dan Sarana” yang ditulis oleh Maria Gratia Putri Mo’a, Florentina Ito, Monika Florentina Raja, Elastri Yoseva Odang, dan Maria Elfina Doa, dengan total nilai 955.
Kompetisi ini mencerminkan semangat intelektual muda dalam merespons tantangan zaman melalui pendekatan kontekstual dan transformatif.
STIPAR Ende berharap bahwa kegiatan ini menjadi titik tolak bagi terciptanya ruang dialog akademik yang inklusif dan kreatif di antara mahasiswa pastoral se-Indonesia.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran mahasiswa dalam menyumbangkan solusi nyata bagi kehidupan Gereja dan masyarakat. STIPAR Ende menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya akademik yang relevan dengan tantangan zaman serta berakar pada nilai-nilai pastoral dan spiritualitas kontekstual.
Laporan Tim Jurnalistik Mahasiswa STIPAR Ende

