Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Reok Barat Disiapkan Jadi Lumbung Pangan Baru Manggarai
Regional NTT

Reok Barat Disiapkan Jadi Lumbung Pangan Baru Manggarai

By Redaksi4 Oktober 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kabid SDA Dinas PUPR Kabupaten Manggarai, Erick Gual (Foto: Isno Baco/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Kecamatan Reok Barat diproyeksikan menjadi lumbung pangan baru bagi Kabupaten Manggarai dalam waktu 4 hingga 5 tahun ke depan. Hal ini seiring dengan rencana pembangunan Bendungan Wae Ruwuk yang akan mengairi sekitar 300 hektare lahan potensial di kawasan Singkul, Desa Nggalak.

Dari total 400 hektare lahan yang tersedia, saat ini sekitar 90 hektare sudah berfungsi sebagai lahan persawahan. Namun, pengelolaannya masih terbatas sebagai sawah tadah hujan dan hanya bisa ditanami sekali dalam setahun.

“Selama ini, 90 hektare lahan itu sudah dikerjakan, hanya satu kali setahun atau sawah tadah hujan. Semoga ke depan, dengan adanya bendungan Wae Ruwuk, ada peningkatan produktivitas jumlah musim tanam hingga dua sampai tiga kali setahun,” jelas Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kabupaten Manggarai, Erick Gual, kepada wartawan, Sabtu 4 Oktober 2025.

Menurut Erick, pembangunan bendungan ini juga merupakan bagian dari rencana pengembangan kawasan ekonomi baru, yang mencakup penambahan luasan lahan persawahan menjadi 300 hektare.

“Kita optimistis, Reok Barat akan jadi lumbung pangan baru di Manggarai ke depan,” katanya.

Bendungan Wae Ruwuk dijadwalkan mulai dikerjakan tahun ini oleh BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI). Pengerjaannya akan dilakukan bersamaan dengan lima paket proyek irigasi lainnya yang tersebar di wilayah Kabupaten Manggarai.

Pembangunan bendungan tersebut didanai melalui Dana Instruksi Presiden (Inpres) tahap II, yang sebelumnya diusulkan oleh Bupati Manggarai, Herybertus G.L Nabit, pada akhir Mei 2025 lalu. Dalam usulan tersebut, pagu anggaran yang diajukan sebesar Rp25.050.083.000,00 dan telah disetujui dalam alokasi dana Inpres tahap II.

Erick menjelaskan, dalam proses pengusulan proyek ini terdapat sejumlah dokumen teknis yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah.

“Kita harus siapkan dokumen perencanaan teknis seperti dokumen studi kelayakan (FS), Survei Investigasi Desain (SID), desain teknis (DED) dan rencana anggaran biaya (RAB) yang telah disiapkan pemerintah kabupaten Manggarai melalui Dinas PUPR,” tutupnya.

Kontributor: Isno Baco

Dinas PUPR Manggarai Kecamatan Reok Barat Manggarai Reok Barat
Previous ArticleKompetisi Karya Tulis Ilmiah Nasional Warnai Dies Natalis STIPAR Ende 2025
Next Article DPD II Golkar Manggarai Timur Gelar Pasar Murah Sembako di Dua Desa

Related Posts

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.