Labuan Bajo, VoxNTT.com – Desa merupakan unit pemerintahan terkecil yang memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. Sebagai tempat tinggal sebagian besar penduduk Indonesia, desa memiliki potensi sumber daya alam, sosial, dan budaya yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Oleh karena itu, pemahaman yang utuh mengenai kondisi suatu desa menjadi sangat penting sebagai dasar perencanaan pembangunan yang tepat dan berkelanjutan.
Berikut kami sajikan informasi profil Desa Orong
Data Umum Desa:
- Nama Desa: Orong
- Kecamatan: Kecamatan Welak
- Kabupaten: Manggarai Barat
- Provinsi: Nusa Tenggara Timur
Letak Geografis
Batas wilayah:
- Utara: Berbatasan dengan Desa Wewa
- Selatan: Berbatasan dengan Desa Galang
- Timur: Berbatasan dengan Desa Racang Welak
- Barat: Berbatasan dengan Desa Lale
Luas wilayah 188 hektare
Luas lahan pertanian 148 hektare
Luas pemukiman penduduk 65 hektare
Lahan bangunan atau fasilitas umum seperti Gereja Paroki, SD, SMP, SMA, Puskesmas, dan Rumah Adat seluas 39 hektare.
Topografi Desa Orong berada di dataran tinggi.
Potensi Desa: Desa Orong memiliki potensi yang bersumber dari Sumber Daya Alam seperti batu, kayu, air dan udara.
Demografi:
Jumlah Penduduk:
- Jumlah penduduk: 2.909 jiwa
- Laki-laki: 1425 orang
- Perempuan: 1484 orang
- Jumlah KK: 514 KK
Struktur Usia:
- Usia produktif: 889 orang
- Anak-anak: 226 orang
- Lansia: 123 orang
Tingkat Pendidikan:
- Tamatan SD: 765 orang
- Tamatan SMP: 175 orang
- Tamatan SMA: 159 orang
- Lulusan Perguruan Tinggi: 155 orang
Mata Pencaharian Utama: Pertanian
Sosial Budaya:
Agama dan Kepercayaan: Semua menganut agama Katolik
Adat Istiadat dan Tradisi: Upacara adat kelahiran, acara menerima komuni pertama, acara pernikahan, kematian, acara adat sekolah. Sedangkan acara adat tahunan yaitu Penti.
Bahasa Daerah: Bahasa Manggarai
Organisasi Masyarakat: Lembaga Adat Karang Taruna, OMK, dan PKK.
Ekonomi:
Potensi Ekonomi Unggulan Desa Orong: di bidang pertanian seperti Kemiri, Durian, Coklat, dan Padi.
Infrastruktur Ekonomi: Akses jalan untuk menuju areal atau lokasi kebun masyarakat masih sangat kurang sehingga masyarakat membawa hasil pertanian dengan cara dipikul.
Selain itu pemasaran hasil pertanian juga masih sangat tradisional yaitu dijual ke pihak ketiga.
Kondisi Usaha dan Industri:
Warung sembako: 15 Unit
Toko bangunan: 1 Unit
Tingkat Kesejahteraan Masyarakat: Pendapatan per kapita masyarakat tidak menetap.
Angka kemiskinan: 30 KK masuk keluarga miskin
Pemerintahan Desa:
Struktur Organisasi:
Kepala Desa: Stefanus Hadur
Perangkat desa: 12 orang
BPD: 9 orang.
Peraturan Desa: Peraturan desa berupa Perdes, APBDes, Perdes RKPDes, Perdes RPJM, dan Perdes Koperasi Merah Putih.
Pelayanan Publik: Pelayanan publik berupa administrasi memiliki agenda surat keluar masuk. Untuk kesehatan Desa Orong memiliki Puskesmas dan Pelayanan Posyandu setiap bulan dengan dua sistem pelayanan Posyandu.
Potensi dan Masalah Desa:
Identifikasi Masalah:
Ada sejumlah masalah yang terjadi di Desa Orong di antaranya air minum. Desa Orong memiliki masalah air minum bersih sumbernya ada, cuman lokasinya di dataran rendah sehingga sulit didistribusikan ke setiap rumah warga.
Masalah sosial ekonomi: Kurangnya pendapatan per kapita menyebabkan angka kemiskinan di Desa Orong masih sangat tinggi.
Rekomendasi: minta pemerintah pusat maupun daerah untuk peningkatan Infrastruktur jalan untuk pemukiman baru. Dan alokasikan Rumah tidak layak huni (RTLH) sebab di Desa Orong masih banyak RTLH yang tidak layak.
Kontributor: Isno Baco

