Mbay, VoxNTT.com – Kunjungan reses Anggota Komisi XI DPR RI, Julie Soetrisno Laiskodat, ke Kabupaten Nagekeo diwarnai dengan momen haru dan kekaguman, khususnya saat rombongan mengunjungi SMPN 1 Nangaroro, Sabtu, 18 Oktober 2025. Dalam kunjungan tersebut, salah satu sosok yang mencuri perhatian pelajar adalah dr. Johanes Don Bosco Do, atau yang akrab disapa dr. Don, mantan Bupati Nagekeo.
Seorang pelajar SMPN 1 Nangaroro, yang diperkirakan berusia sekitar 12 tahun, mengaku kagum melihat kehadiran dr. Don secara langsung. Namun, ia mengaku belum mengetahui secara pasti profesi utama tokoh tersebut.
“Mungkin itu Bapak DPR atau Wakil Bupati. Kami kenal Bapak itu karena dia penyanyi lagu Nagekeo The Heart of Flores,” ujarnya polos saat diwawancarai oleh VoxNtt.com, sambil menggaruk rambut di atas telinga.
Dr. Don hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Nagekeo. Ia turut mendampingi Julie Soetrisno Laiskodat selama pelaksanaan reses di wilayah tersebut. Julie sendiri merupakan istri dari Gubernur NTT periode 2018–2023, Viktor Bungtilu Laiskodat.
Reses dimulai dari titik pertama di halaman Kantor Desa Nataute, Kecamatan Nangaroro. Dalam pertemuan dengan warga, Julie menerima berbagai keluhan, khususnya mengenai sulitnya akses jaringan telekomunikasi di daerah tersebut.
Selain itu, warga juga menyampaikan apresiasi terhadap perhatian Partai NasDem, terutama dalam sektor pendidikan selama kepemimpinan dr. Don sebagai Bupati Nagekeo periode 2018–2023.
“Bunda Julie, kami berterima kasih kepada Pak Dokter (dr. Don). Saat beliau masih jadi bupati, sekolah kami di SDK Malasera sudah diperbaiki dan kini sangat bagus. Kami mohon bantuan lagi untuk pengadaan mebeler,” ungkap seorang guru kepada Julie.
Usai kegiatan reses, Kepala SMPN 1 Nangaroro menyampaikan permohonan kepada Julie agar berkenan mengunjungi sekolah mereka. Permintaan itu langsung dikabulkan.
Rombongan pun melanjutkan perjalanan menuju sekolah tersebut, didampingi oleh Ketua DPD NasDem Nagekeo, anggota DPRD, serta sejumlah staf ahli.
Setibanya di SMPN 1 Nangaroro, rombongan disambut meriah dan penuh haru. Para pelajar membentuk formasi lingkaran di tengah lapangan sekolah dan secara spontan menyanyikan lagu Nagekeo The Heart of Flores tanpa iringan musik.
Julie Laiskodat dan dr. Don terlihat menyapa dan menyalami guru serta siswa satu per satu.
Dalam kesempatan tersebut, Julie juga mendengarkan berbagai keluhan terkait keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan.
Ia memberikan nomor ponselnya kepada para guru agar komunikasi tetap terjalin setelah ia kembali ke Jakarta.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama antara rombongan dan para guru sebagai kenang-kenangan atas kunjungan yang penuh kesan tersebut.
Penulis: Patrianus Remeo Djawa

