Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Kompetisi Marketing Digital PT-PAF di Unika Ruteng Minim Peminat
MAHASISWA

Kompetisi Marketing Digital PT-PAF di Unika Ruteng Minim Peminat

By Redaksi29 November 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Direktur PT-PAF berpose bersama Mahasiswa/i Unika Ruteng usai memberikan kuliah umum. (Foto: Berto Davids/Voxntt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Kompetisi marketing digital yang diselenggarakan PT Panorama Alam Flores (PT-PAF) di Kampus Universitas Katolik (Unika) St. Paulus Ruteng telah berlangsung selama kurang lebih 21 hari. Ajang tersebut merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antara PT-PAF dan Unika Ruteng yang ditandatangani pada 27 Oktober 2025.

Salah satu syarat kompetisi adalah peserta wajib memiliki akun TikTok dengan minimal 1.000 pengikut untuk dapat memasarkan produk Trujiva milik PT-PAF melalui platform tersebut. Selain berpeluang meraih keuntungan penjualan, tiga peserta dengan capaian penjualan tertinggi juga berkesempatan memperoleh beasiswa penuh senilai Rp15 juta.

Namun, minat mahasiswa/i Unika Ruteng terhadap kompetisi ini masih jauh dari harapan. Data PT-PAF menunjukkan bahwa hingga hari ke-21, jumlah peserta yang bergabung baru mencapai 228 orang dari target 500 peserta. Bahkan, tidak semua peserta yang terdaftar berpartisipasi aktif dalam kompetisi.

Public Relation PT-PAF, Adrian Pantur mengungkapkan rendahnya jumlah peserta yang benar-benar melakukan penjualan.

“Yang aktif berkompetisi dan berhasil closing order masih dibawa angka 10. Ini tentu belum mencapai target,” katanya, Sabtu, 29 November 2025.

Adrian tidak menjelaskan penyebab minimnya minat mahasiswa, namun ia membeberkan beberapa nama peserta yang telah mencatatkan capaian closing order signifikan, yakni Maria Prisilia Jehadu (19), Yosima Ayuni Gandut (21), Nadia Natania (21), dan Natalia Anjelina Suryati (20). Keempatnya tercatat telah mencapai penjualan sekitar 30 persen dari total produk yang dipasarkan.

Jehadu, mahasiswi program studi PGSD, mencatat closing order sebanyak 51 produk dengan affiliate income sebesar Rp258.000. Gandut dari program studi Sosial Ekonomi Pertanian menutup penjualan 41 produk dengan pendapatan sebesar Rp266.000.

Sementara Natania, juga dari program studi Sosek Pertanian, meraih penjualan 32 produk dengan komisi Rp247.000. Adapun Suryati, mahasiswi PGSD yang tergolong pendatang baru, berhasil menjual 10 produk.

Di sisi lain, Direktur PT-PAF, Selvian Sendo, menilai pentingnya penanaman jiwa kewirausahaan sejak dini di kalangan mahasiswa. Menurutnya, hal tersebut menjadi bekal penting sebelum memasuki dunia kerja.

“Dunia kerja menuntut kesiapan yang matang dari para pencari kerja, sehingga kompetisi yang sedang berjalan ini dapat membentuk semangat wirausaha di kalangan mahasiswa,” ujar mantan Kepala BRI Unit Reo itu.

Selvian menegaskan bahwa PT-PAF hadir untuk mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki jiwa enterpreneur yang kuat dan siap bersaing.

Penulis: Berto Davids

PT Panorama Alam Flores Unika Ruteng Unika St. Paulus Ruteng
Previous ArticleGubernur NTT Siapkan Regulasi Baru terkait Peredaran Miras
Next Article Spes Non-Confudit

Related Posts

BEM FISIP Undana Gelar Pengabdian di Desa Tanah Merah, Angkat Pendidikan Politik hingga Kewirausahaan

1 Maret 2026

Wagub NTT Raih Doktor Ilmu Administrasi di Undana

27 Februari 2026

GMNI Jakarta Ajukan Nota Keberatan ke Presiden soal Perjanjian Dagang Indonesia–AS

24 Februari 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.