Kupang, VoxNTT.com – Aliansi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang menggelar aksi peduli kemanusiaan berupa penggalangan dana untuk korban bencana banjir di Sumatera. Aksi tersebut dipusatkan di kawasan Patung Kirab, Kota Kupang, pada Jumat, 5 Desember 2025.
Kegiatan kemanusiaan ini melibatkan sejumlah organisasi, di antaranya Donasi Sampahmu.id, Relawan Multikultural, Relawan Lazismu, serta Gerakan Kepanduan PGSD Universitas Muhammadiyah Kupang.
Bencana banjir yang melanda wilayah Sumatera diketahui menelan korban jiwa yang sangat besar, mencapai sekitar 836 orang. Selain itu, banyak warga kehilangan anggota keluarga, tempat tinggal, dan kini sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan.
Koordinator Umum Aliansi Mahasiswa, Hefri Persli menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan serta apresiasi kepada seluruh peserta aksi.
“Saya sangat bersyukur karena kegiatan kita hari ini berjalan lancar. Ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap korban bencana di Sumatera. Kepedulian ini harus terus tumbuh dalam diri kita untuk melakukan hal-hal baik ke depannya. Terima kasih kepada seluruh aliansi yang telah terlibat,” ujarnya kepada VoxNtt.com, Sabtu, 6 Desember 2025.
Ketua Umum Relawan Multikultural, Nabela, menilai aksi tersebut sebagai bentuk kolaborasi yang kuat.
“Kegiatan ini sangat luar biasa. Melalui konsep kolaborasi, saya berharap semangat kepedulian, persaudaraan, dan solidaritas dapat terus tumbuh untuk kegiatan-kegiatan berikutnya. Ini adalah langkah nyata kepedulian terhadap saudara-saudari kita di Sumatera,” ungkapnya.
Dari Gerakan Kepanduan UM Kupang, ketuanya menegaskan, aksi ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus proses pembelajaran bagi para relawan.
“Aksi ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari seluruh aliansi. Selain sebagai bentuk kepedulian nyata, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat solidaritas serta ruang untuk berproses,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, aliansi mahasiswa berhasil menghimpun dana sebesar Rp7.576.000. Dana ini menjadi bukti kuatnya kepedulian masyarakat Kota Kupang terhadap warga Sumatera yang terdampak bencana.
Rencananya, dana yang terkumpul akan disalurkan melalui MDMC PP Muhammadiyah untuk diteruskan kepada masyarakat di wilayah terdampak banjir.
Penulis: Ronis Natom

