Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Neraca Perdagangan NTT Masih Defisit
Ekbis

Neraca Perdagangan NTT Masih Defisit

By Redaksi11 Desember 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena saat menghadiri Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) GMNI Kupang pada Minggu malam, 30 November 2025 (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena menyebut kondisi neraca perdagangan daerahnya masih berada pada posisi defisit akibat tingginya nilai impor dibanding ekspor.

Menurut Melki, salah satu penyebab lemahnya daya saing komoditas NTT adalah pola produksi yang belum berkembang.

“Pola produksi kita yang masih sebatas menanam, memanen, lalu menjual membuat komoditas NTT sulit bersaing di pasar nasional bahkan internasional,” ujarnya saat menghadiri Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) GMNI Kupang pada Minggu malam, 30 November 2025.

Pemerintah Provinsi NTT, kata Melki, terus mendorong hilirisasi agar masyarakat tidak hanya memproduksi bahan mentah, tetapi juga mengolah dan mengemasnya sehingga memiliki nilai tambah.

Ia bilang, upaya ini menjadi langkah penting untuk memperbaiki struktur perdagangan sekaligus meningkatkan pendapatan petani dan pelaku usaha lokal.

Di hadapan para peserta KTD, Melki juga menyinggung kembali arah program One Village One Product (OVOP).

Program tersebut kini diperluas menjadi one community one product agar setiap kelompok masyarakat dapat mengembangkan satu produk unggulan.

“Harapan saya, GMNI Kupang dan GMNI di seluruh kabupaten/kota dapat memiliki satu produk unggulan, baik berupa barang maupun jasa, yang benar-benar dikelola secara mandiri oleh kader-kader muda,” ujar politisi Golkar itu.

Melki mengapresiasi semangat diskusi para peserta dan menyebut forum kaderisasi tersebut sebagai kesempatan penting untuk membahas arah pembangunan serta tata kelola anggaran di NTT. Ia menilai partisipasi kritis anak muda menjadi modal sosial yang perlu dijaga.

Ketua DPC GMNI Kupang, Jacson Marcus mengatakan, gagasan pemerintah sejalan dengan nilai-nilai Marhaenisme yang mereka perjuangkan, terutama terkait kemandirian ekonomi dan pembentukan karakter kebangsaan.

“Meski cuaca kurang bersahabat dan kegiatan berlangsung hingga larut malam, antusiasme teman-teman GMNI tetap tinggi,” kata Jacson.

Ia menambahkan, semangat aktivisme dan kemauan belajar para peserta menjadi energi positif bagi upaya bersama membangun NTT yang lebih maju dan berdaya saing. [VoN]

Emanuel Melkiades Laka Lena GMNI GMNI Kupang Gubernur NTT Melki Laka Lena
Previous ArticleKuryanto, Penjual Bakso Keliling yang Menjadi “Ayah Kedua” Bagi Adik-Adiknya
Next Article Ketika Algoritma Membentuk Kebutuhan Semu Manusia

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Belanja Pegawai NTT Tembus 40 Persen, Gubernur dan Kepala Daerah Siap Lobi Tiga Kementerian

3 Maret 2026
Terkini

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Memburu “Hantu”, Memukul Manusia, dan Psikologi Sosial

6 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.