Labuan Bajo, VoxNTT.com – Jajaran Kepolisian resmi menggelar Operasi Lilin Turangga 2025 di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Operasi berskala nasional ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Operasi Lilin Turangga 2025 bertujuan untuk menghadirkan rasa aman, nyaman, dan khidmat bagi seluruh lapisan masyarakat dalam merayakan Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang mengatakan, pihaknya mengerahkan sebanyak 293 personel gabungan dalam operasi tersebut.
Ratusan personel itu terdiri dari 150 personel Polres Manggarai Barat, 55 personel TNI, 30 personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda NTT, 8 personel Basarnas, 50 personel dari unsur Satpol PP dan Dinas Perhubungan, serta stakeholder terkait lainnya.
“Kegiatan ini adalah upaya kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan menjalankan aktivitas, baik untuk ibadah, perjalanan mudik, maupun rekreasi,” kata AKBP Christian.
Selain pengerahan personel, Polres Manggarai Barat bersama instansi terkait juga menyiapkan delapan Pos Nataru yang tersebar di berbagai wilayah. Pos tersebut terdiri dari empat Pos Pengamanan (Pos PAM), satu Pos Pelayanan, dan tiga Pos Terpadu yang akan beroperasi selama masa Nataru.
AKBP Christian menjelaskan, keberadaan pos-pos tersebut diharapkan dapat memberikan pelayanan cepat dan responsif kepada masyarakat, khususnya di titik-titik rawan kepadatan dan kerawanan keamanan.
“Pos-pos ini disiapkan untuk melayani masyarakat di gereja, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, bandara, hingga lokasi perayaan malam pergantian tahun,” jelasnya.
Lebih lanjut, selain mendirikan posko, pihak kepolisian juga melakukan berbagai langkah pengamanan, seperti sterilisasi dan deteksi dini, tindakan preventif strike di tempat ibadah, pemetaan wilayah rawan, serta patroli rutin dan patroli gabungan.
“Semua sudah kami siapkan, termasuk patroli gabungan. Kami ingin memastikan masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan dengan khidmat,” ujar mantan Danyon A Resimen III Pasukan Pelopor Korbrimob Polri itu.
Ke depan, kepolisian juga akan melakukan razia terhadap aksi ugal-ugalan di jalan raya serta penggunaan knalpot brong yang kerap mengganggu ketertiban lalu lintas, khususnya pada malam pergantian tahun.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dan melakukan penindakan tegas terhadap pelaku pelanggaran yang meresahkan serta membahayakan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan darurat kepolisian jika membutuhkan bantuan atau menemukan potensi gangguan keamanan selama perayaan Nataru.
“Masyarakat bisa melaporkan apa saja, atau yang membutuhkan bantuan atau layanan kepolisian cukup tekan (menghubungi) 110 atau nomor petugas piket 0811-3832-006,” sebut ajun komisaris besar polisi itu.
Selain itu, ia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayah Manggarai Barat selama periode Nataru.
Menurutnya, libur panjang yang bertepatan dengan puncak musim hujan menjadi kombinasi risiko yang harus diantisipasi secara serius demi keselamatan bersama.
“Hindari perjalanan jauh tanpa cek prakiraan cuaca BMKG. Waspadai daerah rawan banjir atau genangan. Siapkan rencana alternatif bila terjadi hujan petir atau angin kencang saat perayaan Natal maupun malam pergantian tahun,” tutupnya.
Penulis: Sello Jome

