Oleh: Pater Fransiskus Seda, SVD, S Fil, M. Th, M. Pd.
Kepala SMFREND- Tambolaka
Tertulis di kalender, 22 Desember 2025. Bertepatan dengan hari ibu, kami mendengar berita penuh berkat. Satuan Pendidikan SMA Katolik St. Josef Freinademetz di usia 3,5 tahun mendapat apresiasi pemerintah melalaui Badan Akreditasi Nasional mendapat nilai A.
Ada rasa haru dan penuh syukur atas pencapaian ini.P restasi ini adalah kewibawaan lembaga kita, kewibawaan bapak ibu guru, yayasan dan misi kongregasi SVD di Tanah Marapu.
Dalam keterbatasan banyak hal, ternyata kita bisa mempersiapkan dan menunjukan dengan baik kepada BAN melalaui asesor walau masih banyak kekurangan.
Kita meninggalkan keluarga dan kesenangan kita untuk setiap sore menyiapkan dokumen secara bersama. Tak ada penghargaan yang lebih buat bapak, ibu guru sekalian.
Minum dan makan seadanya. Namun kalian tetap menunjukan semangat perjuangan, dan dedikasi yang luar biasa.
Profisiat untuk kebaikan ini. Tak ada bimbingan dari luar, kerja tim adalah bentuk bimbingan yang telah kita ciptakan sendiri, dan kita sendiri sebenarnya dibimbing oleh Roh Kudus melalui doa St. Josef Freinademetz.
Novena yang kita daraskan tiap pagi itu telah menghadirkan mujizat. Ditambah dukungan doa orang tua dan para pencinta SMAFREND.
Sebagai kepala sekolah pertama-tama saya memohon maaf atas sikap, tutur kata, cara membimbing, mengontrol yang kurang menyenangkan dan melukai bapak dan ibu guru semua.
Saya sadar kadang kurang elok dan terkesan kasar dalam memimpin. Semuanya hanya demi kebaikan lembaga tercinta ini.
Dari lubuk hati yang dalam saya mengucapakan terima kasih banyak kepada kita semua.
Terima kasih bapak ibu wakil kepala sekolah, Pak Tarsi, Pak Yeris, Ibu Paulin, Pak Imam dan Pak Tonny. Bapak ibu telah berdiri di samping saya dan memberi dukungan luar biasa.
Terima kasih untuk sumbangan ide dan material. Motivasi dari Pak Tarsi dan juga sumbanagn beras, piring rotan, dan lain sebagainya.
Juga ibu Paulin meninggalkan keluarga anak dan suami yang sedang operasi sendirian. Hanya demi akreditasi. Terima kasih Pak Imam yang selalu dengan senyum dalam melayani.
Tanpa banyak kata hanya jawaban “siap Pater.” Melayani bapak ibu dengan dedikasi yang luar biasa.
Pak Tonny yang memberi diri dengan total. Siap jadi tukang dadakan, tukang potong rumput. Mengeluh tetapi tetap bekerja dengan tuntas.
Terima kasih semua bapak dan ibu guru sekalian. Ketua panitia akreditasi dan tim akreditasi SMAFREND 2025. Terima kasih untuk suster yang hadir tepat waktu buat kami. Bruder dengan motivasi dan dorongan dalam kesenyapan membangunkan kami.
Frater yang rela jadi asisten Pak Toni siap jadi guru piket dadakan. Terima kasih juga untuk dua saudari mahasiswi STELAMRIS Sumba yang siap melancarkan persiapan akreditasi.
Malaikat yang dikirim oleh Tuhan dalam masa khusus persipan akreditasi. Ibu Yani sampai sakit telah menjadi ketua persiapan dokumen, kadang lelah karena bapak ibu lambat respon.
Ibu Sri dengan situasi khusus tetap tersenyum dan berjuang memberi ide segar dan kerja dokumen tepat waktu.
Ibu Jean siap bertengkar dengan siapa saja tetapi tetap berjuang dan menyelesaikan tugas dengan baik.
Ibu Erni dengan senyum dan ketenangan tetap berjuang walau kadang berat setelah tinggalkan sekolah menuju negeri Jiran, dan mau belajar lagi sebagai guru, namun tetap mampu menyelesaikan dengan hati.
Pak Apri semoga urusan di kampung halaman soal gereja kecil dilancarkan. Ia dengan sikap tulus telah melayani tanpa kata. Senyum dan tawa professor jadi energi buat kita.
Thanks, buat bendahara Ibu Sastri kadang pusing sendiri, tugas rangkap dan banyak, tetapi masih mau beri kata menghibur untuk kepala sekolah supaya tetap semangat.
Terima kasih Pak Egen kadang kena semprot dengan pertanyaan tentang dapodik dll, tetap bekerja dan mendukung dalam diam.
Ibu Anita walau kadang tidak yakin dengan jawabannya sendiri tetapi tetap jawab, “siap Om Pater”.
Thanks untuk Pak Boni tugas rangkap TU, “siap Om Pater.” Ide- ide yang segar yang terlupakan kadang muncul dari Pak Boni.
Terakhir Ibu Echa yang cepat terharu. Ibu bendahara barang, suka main gitar, dan siap melayani membantu dengan hati. Menyiapkan segala keperluan akreditasi dengan hati dan mau bertanya untuk kebaikan sekolah.
Kalian semua hebat. Ini team work yang langkah dan hebat. Jangan biarkan kebersamaan ini diruntuhkan oleh ego dan kepentingan kelompok. Let’s go and do our best to make it better!!!
Terima kasih juga untuk pihak yayasan yang telah membantu dengan hati. Mendatangkan sofa di injury time yang menambah semangat dan kewibawaan ruang Kepsek SMFREND.
Terima kasih walau dalam tekanan dan keterbatasan finasial tetap memberi perhatian untuk SMAFREND. Mendukung proses akreditasi.
Berkat Tuhan untuk Bapak Pater PH Yayasan (Pater Wilfrid Babun,SVD bersama team work (Ibu Felin dan Iwind).
Terima kasih untuk orang tua semua , ketua komite bersma sekretaris dan bendahara. Terima kasih untuk dukungan doa dan bantuan moril. Semoga banyak orang menaruh kepercayaan pada lembaga kita ke depan.
Terima kasih kepada anak-anak semua yang telah bekerja sama dalam seluruh kegiatan di sekolah. Orangtua dan wakil peserta didik yang telah mengikuti wawancara saat akreditasi.
Profisiat untuk SMAFREND. Mari kita bertempur di tahun baru 2026. Tunjukan kepada dunia bahwa akreditasi A bukan hanya sebuah angka, namun bisa dibuktikan dalam karya nyata melalui dedikasi dan pelayanan yang bermutu.
St. Josef Freinademetz doakan lembaga tercinta SMA Katolik St. Josef Freinademetz (SAMFREND), dan kami semua yang mengabdi di dalamnya.

